Ciptakan Ramadan Kondusif, Pesan Kapolres Pasuruan

Sidoarjo, Awosmedia.com,- Ciptakan Ramadan kondusif menjadi pesan utama Kapolres Pasuruan kepada masyarakat menjelang bulan suci 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Ia mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban agar pelaksanaan ibadah puasa berlangsung aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menyampaikan imbauan tersebut melalui jajaran Polres Pasuruan sebagai langkah preventif.

Baca juga: Sinergi Pemprov Salurkan Bansos Sidoarjo Rp3,016 Miliar

Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan selama Ramadan membutuhkan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, potensi gangguan ketertiban sering meningkat saat Ramadan, terutama pada waktu berbuka puasa dan setelah salat tarawih.

Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Tingkatkan Kamtibmas dan Tertib Lalu Lintas

Kapolres Pasuruan mengingatkan warga agar tidak menyalakan petasan atau kembang api berbahaya yang dapat mengganggu kenyamanan umum. Ia menilai penggunaan petasan berisiko memicu kecelakaan serta mengganggu ketenangan warga yang beribadah.

Ia juga meminta masyarakat tertib berlalu lintas dan tidak melakukan balap liar.

Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis turut menjadi perhatian karena sering menimbulkan kebisingan di malam hari.

Simak juga: https://www.instagram.com/p/DU7bUPGkeC8/?igsh=MTZkcGNqazQwYzMwNQ==

Kapolres menegaskan bahwa aparat akan meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan.

Namun, ia tetap menekankan pencegahan lebih efektif jika masyarakat ikut menjaga ketertiban secara sadar.

Selain itu, ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kriminalitas.

Masyarakat diminta menjaga barang berharga dan segera melaporkan kejadian mencurigakan melalui layanan darurat 110 yang tersedia selama 24 jam.

Peran Orang Tua dan Keamanan Rumah

Kapolres Pasuruan menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak dan remaja. Ia meminta keluarga aktif membimbing anak agar tidak terlibat tawuran, perang sarung, atau aktivitas lain yang merugikan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan rumah dalam kondisi aman saat ditinggalkan beribadah.

Warga perlu mengunci pintu, mematikan kompor, dan mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan untuk mencegah risiko kebakaran.

Langkah-langkah sederhana tersebut dinilai mampu menekan potensi gangguan keamanan selama ciptakan Ramadan kondusif.

Kepolisian akan terus melakukan sosialisasi dan patroli guna menciptakan situasi yang kondusif.

Jaga Toleransi dan Kebersamaan

Kapolres Pasuruan turut mengajak masyarakat menjaga toleransi antarwarga. Ia menekankan bahwa Ramadan harus menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial.

“Ramadan adalah momentum memperkuat kebersamaan. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, situasi yang aman dan tertib dapat terwujud.

Upaya bersama tersebut tidak hanya mendukung kelancaran ibadah, tetapi juga memperkuat kohesi sosial di Kabupaten Pasuruan.

Jika seluruh elemen masyarakat terlibat aktif, Ramadan tahun ini berpotensi menghadirkan suasana damai yang memberi dampak positif bagi kehidupan sosial warga.

Ananda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *