Sidoarjo, Awosmedia.com,- Sidoarjo khidmat menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa pada Minggu (16/8) dini hari.
Prosesi yang berlangsung tepat pukul 24.00 WIB itu menjadi rangkaian penting menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI, mengenang jasa para pahlawan yang gugur demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Ribuan Pahlawan Disemayamkan
TMP Kusuma Bangsa menyemayamkan 1.195 pahlawan, terdiri atas 793 anggota TNI, 127 anggota Polri, lima pegawai sipil, serta 270 pahlawan tak dikenal. Panitia menjadikan nama dan perjuangan mereka sebagai bagian penting sejarah bangsa yang wajib diwariskan kepada generasi penerus.
Petugas menggelar prosesi penyalaan obor dan lilin di setiap pusara sebagai momen paling khidmat dalam rangkaian acara. Nyala api tersebut melambangkan semangat perjuangan para pahlawan yang tidak pernah padam dan diharapkan terus menyala dalam jiwa generasi penerus bangsa.
Dipimpin Komandan Lanudal Juanda

Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan memimpin jalannya AKRS tahun ini. Bupati Sidoarjo H. Subandi, Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi turut hadir bersama kepala OPD serta jajaran TNI dan Polri.
Inspektur upacara membacakan teks renungan suci yang menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan atas pengabdian, keikhlasan, dan pengorbanan mereka untuk nusa dan bangsa. “Kami bersumpah dan berjanji bahwa perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami juga, dan jalan kebaktian yang para pahlawan tempuh adalah jalan bagi kami juga,” ucap Henoch.
Ajakan Bupati kepada Generasi Muda
Bupati Subandi menyebut AKRS sebagai bentuk penghormatan mendalam kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk Indonesia. Ia menegaskan bahwa generasi saat ini harus menjadikan pengorbanan tersebut sebagai inspirasi dan melanjutkan perjuangan para pahlawan.
“Di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa ini, ribuan pahlawan yang telah mengorbankan segalanya untuk negara disemayamkan. Kita sebagai generasi penerus harus melanjutkan perjuangan mereka,” kata Subandi.
Ia menambahkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak diperoleh secara cuma-cuma, sehingga pengorbanan besar para pahlawan harus menjadi bahan refleksi bagi generasi penerus.
Perjuangan Tanpa Angkat Senjata
Subandi menjelaskan bahwa generasi penerus tidak perlu mengangkat senjata untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan. Mereka dapat mengisinya dengan bekerja secara produktif, menjaga persatuan, membangun daerah, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
“Apel kehormatan ini menjadi momen merefleksikan dan menghormati pengorbanan tak ternilai dari para pahlawan yang gugur demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa ini,” ujarnya menutup sambutan.
Semangat yang dikobarkan melalui nyala obor di TMP Kusuma Bangsa itu diharapkan tidak berhenti di malam peringatan semata, melainkan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan Sidoarjo menuju masa depan yang lebih baik.
Ananda.




One thought on “Sidoarjo Khidmat Gelar Apel Kehormatan Jelang HUT RI”