Satgas Pangan Polresta Sidoarjo Antisipasi Kenaikan Harga

Sidoarjo, Awosmedia.com,- Satgas Pangan Polresta Sidoarjo mengintensifkan pengawasan harga dan stok bahan pokok penting (bapokting) menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Pengawasan dilakukan langsung di Pasar Baru Porong, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (5/2/2026), guna mengantisipasi potensi kenaikan harga yang kerap terjadi saat permintaan meningkat.

Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan pangan serta melindungi masyarakat dari praktik perdagangan tidak sehat.

Baca juga: Suhu Maksimum Harian Indonesia Capai Angka 35 Derajat

Polisi memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

Petugas Turun Langsung ke Lapak Pedagang

Tim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidek) Satreskrim Polresta Sidoarjo yang dipimpin IPDA Dheni Hartanto, S.H., bersama enam personel, menyisir lapak-lapak pedagang di Pasar Baru Porong.

Petugas berdialog langsung dengan penjual untuk memantau stok, harga jual, serta hambatan distribusi bahan pokok.

Petugas membandingkan harga di lapangan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Polisi juga mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak dan tidak menimbun barang demi keuntungan pribadi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Satgas Pangan Polda Jawa Timur yang menginstruksikan pengawasan intensif di seluruh wilayah, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

Stok Aman, Beberapa Harga Mulai Berfluktuasi

Hasil pemantauan menunjukkan stok bapokting di Pasar Baru Porong masih mencukupi dan tidak ditemukan indikasi kelangkaan. Mayoritas harga kebutuhan pokok terpantau stabil.

Komoditas yang berada dalam kondisi aman antara lain beras premium dan medium, gula pasir, minyak goreng premium, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, dan cabai merah besar. Kondisi ini dinilai cukup menjaga kestabilan pasar.

Meski demikian, Satgas Pangan mencatat adanya kecenderungan kenaikan harga pada komoditas daging dan cabai.

Fluktuasi tersebut dipengaruhi faktor cuaca, distribusi, serta peningkatan permintaan masyarakat.

Sanksi Tegas Disiapkan untuk Pelanggaran

Satgas Pangan Polresta Sidoarjo menegaskan akan menindak pedagang yang menjual bapokting melebihi HET.

Polisi menyiapkan langkah tegas berupa peringatan, pembinaan, hingga penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Pengawasan juga difokuskan pada pencegahan penimbunan bahan pokok yang dapat memicu kepanikan pasar dan berdampak langsung pada lonjakan harga.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Fahmi Amarullah, S.I.K., M.Si., menyatakan pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga wajar,” ujarnya.

Stabilitas Harga Jaga Ketentraman Sosial

Polresta Sidoarjo menilai stabilitas harga pangan berperan penting dalam menjaga ketentraman sosial menjelang Ramadhan.

Kenaikan harga yang tidak terkendali dapat membebani ekonomi warga, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

Melalui pengawasan rutin dan koordinasi lintas sektor, Satgas Pangan Polresta Sidoarjo berupaya menutup ruang spekulan serta menciptakan pasar yang sehat.

Upaya ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran ibadah Ramadhan di Kabupaten Sidoarjo.

Ananda.

One thought on “Satgas Pangan Polresta Sidoarjo Antisipasi Kenaikan Harga”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *