Program Lentera Bentuk Karakter Pelajar Sidoarjo Anti Bullying

Sidoarjo, Awosmedia.com,- Program Lentera resmi digelar Aliansi Wartawan Online Sidoarjo (AWOS) di SMPN 2 Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Senin, (11/8/2025), sebagai langkah nyata membentuk karakter pelajar yang beretika, cerdas digital, tertib berlalu lintas, dan menjauhi narkoba.

SMPN 2 Sedati menjadi sekolah pertama di Kabupaten Sidoarjo yang melaksanakan Program Lentera. Pilot projek dari inisiatif kolaboratif antara Aliansi Wartawan Online Sidoarjo (AWOS), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, serta Polresta Sidoarjo.

Program ini bertujuan untuk melindungi dan membina remaja serta anak-anak di lingkungan sekolah agar memiliki karakter positif, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd, tim Kamseltibcar Polresta Sidoarjo, dipimpin IPDA Jayeng, Ketua AWOS Warsono, serta Kepala SMPN 2 Sedati, Siti Nafiah, S.Pd.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif.

Dalam sambutannya, Kadis Disdikbud Sidoarjo Dr. Tirto Adi M.Pd, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk membentuk generasi yang siap bersaing di era digital.

“Program Lentera ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menanamkan kesadaran dan nilai moral kepada siswa. Literasi digital, anti bullying, tertib lalu lintas, dan anti narkoba adalah pilar yang akan menjaga masa depan mereka,” ujarnya.

Kepala SMPN 2 Sedati, Siti Nafiah, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya sekolahnya sebagai lokasi perdana pelaksanaan program.

Simak juga: Musdes Jumput Rejo Menolak Keberadaan Lahan Makam

“Kami merasa bangga karena SMPN 2 Sedati menjadi bagian awal dari gerakan besar ini. Harapan kami, siswa dapat menjadi pelajar yang bijak, menghormati sesama, dan menjauhi perilaku negatif,” katanya.

Sementara itu, Ketua AWOS, Warsono S.T., S.H., M.M., menjelaskan bahwa Lentera adalah singkatan dari Lindungi Entitas Remaja dan Anak-anak di Lingkungan Sekolah. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi yang menyeluruh dan aplikatif.

“Kami tidak hanya memberikan ceramah, tetapi juga mengajak siswa berdiskusi, bermain peran, dan mengikuti kuis agar materi mudah dipahami dan diingat,” ungkapnya.

IPDA Jayeng dari tim Kamseltibcar Polresta Sidoarjo menekankan aspek keselamatan dan ketertiban lalu lintas serta bahaya narkoba.

“Anak-anak harus memahami sejak dini bahwa mengendarai motor tanpa SIM, tidak memakai helm, atau terlibat dalam narkoba bisa merusak masa depan. Pendidikan karakter seperti ini adalah investasi jangka panjang,” tegasnya.

Empat materi utama yang dibawakan dalam Program Lentera meliputi:

1. Literasi Digital

Membekali siswa tentang etika di dunia maya, keamanan data pribadi, dan cara mengenali hoaks.

2. Anti Bullying

Mengajarkan empati, sikap menghargai perbedaan, dan cara melaporkan perundungan.

3. Tertib Lalu Lintas

Mengenalkan rambu, aturan menyeberang, pentingnya helm dan sabuk pengaman.

4. Anti Narkoba

Memberi pemahaman tentang dampaknya, dan cara menolak ajakan.

Kegiatan dikemas secara interaktif, yang diselingi dengan simulasi dan permainan edukatif yang membuat para siswa terlibat aktif dalam kegiatan Lentera.

Suasana aula SMPN 2 Sedati terasa hidup dengan antusiasme peserta yang saling berebut untuk bertanya dan menjawab kuis. Hal tersebut menggambarkan kesungguhan siswa dalam mengikuti Program Lentera.

Dengan suksesnya pelaksanaan pilot project ini, diharapkan Program Lentera dapat terus diperluas ke seluruh sekolah di Kabupaten Sidoarjo.

Kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, media, dan sekolah menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tim AWOS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *