Pokir DPRD Sidoarjo Dikelola Selaras Prioritas Pembangunan

Sidoarjo, Awosmedia.com,– Pokir DPRD Sidoarjo harus dikelola sesuai regulasi dan sejalan dengan arah pembangunan daerah. Pesan itu ditegaskan Bupati Sidoarjo H. Subandi saat membuka Sosialisasi Tata Kelola Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD di Sun Hotel Sidoarjo, Senin (19/10/2026).

Sosialisasi ini digelar untuk menyamakan persepsi antara eksekutif dan legislatif.

Bappeda Gelar Sosialisasi, Inspektorat Kemendagri Jadi Narasumber

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo menjadi penyelenggara. Plt Sekretaris Daerah sekaligus Kepala Bappeda M. Ainur Rahman hadir dalam acara tersebut.

Baca juga: Polresta Sidoarjo Pimpinan Baru, Bupati Ajak Bersinergi

Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih, jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta kepala perangkat daerah turut hadir. Auditor Ahli Madya Inspektorat Jenderal Kemendagri, Wiratmoko, tampil sebagai narasumber.

Subandi: Usulan Wajib Patuhi Aturan dan Kemampuan Daerah

Subandi menegaskan, pengelolaan pokir harus mengikuti peraturan perundang-undangan dan terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah. Setiap usulan, kata dia, perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, skala prioritas, kewenangan pemerintah daerah, serta kemampuan keuangan daerah.

“Melalui sosialisasi ini, kita ingin menyamakan persepsi antara eksekutif dan legislatif. Harapannya, seluruh usulan pokok-pokok pikiran DPRD dapat dikelola dengan baik, sesuai regulasi, dan benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Sidoarjo,” ujar Subandi.

Bupati Subandi buka sosialisasi tata kelola pokir DPRD di Sun Hotel Sidoarjo dan tekankan usulan harus selaras prioritas pembangunan daerah.

Kamus Usulan Selaraskan Pokir dengan Visi Bupati

Menurut Subandi, kamus usulan menjadi pegangan untuk menyelaraskan pokir dengan visi dan misi bupati. Ia pun meminta komunikasi dan pendampingan diperkuat. Dengan begitu, tiap usulan bisa dipahami bersama dan diproses lewat Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sesuai ketentuan.

Perangkat Daerah Diminta Tindak Lanjuti

Subandi juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menindaklanjuti hasil sosialisasi secara konsisten. Tindak lanjut itu harus sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Ia berharap sinergi kedua pihak mampu meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran. Program pembangunan pun diharapkan memberi manfaat nyata, termasuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.

Ainur Rahman: Dorong Pengelolaan Transparan dan Akuntabel

Ainur Rahman menjelaskan, sosialisasi bertujuan menyamakan pemahaman tentang tata kelola pokir. Materinya mencakup penelaahan hingga integrasi usulan dalam perencanaan dan penganggaran daerah.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap terbangun kesamaan persepsi dan koordinasi antara legislatif dan eksekutif. Sehingga, pengelolaan pokok-pokok pikiran DPRD berjalan transparan, akuntabel, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat, prioritas pembangunan, dan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Proses Pengusulan Diharapkan Lebih Tertib

Pemkab Sidoarjo berharap pengusulan pokir DPRD berjalan lebih tertib, terarah, dan sesuai regulasi. Dengan begitu, perencanaan pembangunan Sidoarjo dapat lebih berkualitas dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ananda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *