Pasuruan, Awosmedia.com,- Pemantauan jagung Polres Pasuruan terus berjalan sebagai bagian dari upaya memperkuat program swasembada pangan di Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan tersebut menyasar lahan jagung milik petani di Desa Tampung, Kecamatan Rembang, guna memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga dan pendampingan berjalan optimal.
Kasat Binmas Polres Pasuruan bersama sejumlah pihak terkait turun langsung meninjau kondisi tanaman jagung yang dikelola kelompok tani setempat.
Baca juga: Dua Korban Pemotor Terlindas Truk di Taman Sidoarjo
Tim memeriksa pertumbuhan tanaman, kesiapan lahan, serta mendengarkan perkembangan budidaya yang dilakukan para petani.
Pemantauan rutin itu menjadi bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan nasional.
Polres Pasuruan juga mendorong pola pendampingan yang berkelanjutan agar petani memperoleh dukungan nyata selama proses produksi.
Kolaborasi Lintas Sektor di Desa Tampung
Kegiatan pemantauan melibatkan berbagai unsur yang memiliki peran dalam pengembangan pertanian.
Polres Pasuruan bersinergi dengan PT Syngenta Seeds Indonesia, PT Yanmar, Pemerintah Desa Tampung, serta kelompok tani setempat untuk mendukung peningkatan hasil pertanian.
Kolaborasi tersebut diarahkan pada penggunaan benih unggul, pemanfaatan teknologi pertanian, dan penguatan pendampingan kepada petani.
Simak juga: https://www.instagram.com/polrespasuruanofficial?igsh=MTF1dzZxMG1oMjgyNA==
Pendekatan itu dinilai penting karena sektor pertanian membutuhkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada proses budidaya yang efisien dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, tim juga berdialog dengan para petani mengenai kebutuhan di lapangan.
Petani menyampaikan berbagai tantangan budidaya, mulai dari perawatan tanaman hingga kebutuhan alat pendukung pertanian.
Diskusi itu menjadi bagian dari evaluasi agar program yang berjalan mampu menjawab kondisi nyata di lapangan.
Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Polri siap mendukung program ketahanan pangan melalui sinergi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat. Kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Harto Agung Cahyono.
Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Pemerintah, petani, dunia usaha, dan aparat negara harus bergerak bersama agar produksi pangan nasional tetap terjaga.
Polres Pasuruan memandang pemantauan lapangan sebagai langkah penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai target.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat juga diharapkan memperkuat semangat petani dalam mengembangkan usaha pertanian.
Dampak bagi Petani dan Produksi Pangan
Pemantauan lahan jagung di Desa Tampung menunjukkan bahwa penguatan sektor pertanian memerlukan kerja sama yang konsisten.
Pendampingan yang terarah membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki kesejahteraan mereka.
Melalui sinergi lintas sektor dan pemantauan berkala, program swasembada pangan tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil panen, tetapi juga membangun ketahanan pangan nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi masyarakat.



