Jember, Awosmedia.com,- Mayat bayi perempuan ditemukan mengambang di Dam Sungai Bedadung, Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Senin (29/12/2025) pagi.
Penemuan tersebut menggegerkan warga setempat karena kondisi jasad bayi yang sudah tidak bernyawa dan tersangkut di pintu intake dam.
Ditemukan Warga Saat Memancing
Mayat bayi pertama kali ditemukan oleh Bayu (60), warga Desa Rowotamtu, sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, Bayu hendak memancing di kawasan hulu Sungai Bedadung.
Perhatiannya tertuju pada sebuah benda mencurigakan yang tersangkut di pintu intake nomor 5. Awalnya, Bayu mengira benda tersebut adalah boneka.

Namun setelah didekati, ia menyadari bahwa yang mengambang itu mayat bayi perempuan. Mengetahui hal itu, Bayu langsung meminta pertolongan pada warga sekitar.
Baca juga: Wabup Mimik Serahkan Bantuan Kursi Roda ke Warga Tulangan
“Saya kira boneka. Setelah saya dekati ternyata mayat bayi. Saya gemetar dan langsung lari minta tolong,” ujar Bayu kepada petugas di lokasi kejadian.
Warga Lapor Perangkat Desa dan Polisi
Mendengar teriakan Bayu, warga sekitar berdatangan ke lokasi. Setelah memastikan temuan tersebut, warga segera melaporkannya kepada perangkat desa dan Polsek Rambipuji agar segera ditangani pihak berwenang.
Lokasi penemuan langsung dipasang garis pembatas untuk menghindari kerumunan warga sekaligus menjaga kondisi tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi Lakukan Evakuasi dan Olah TKP
Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Rambipuji bersama tim medis dan relawan tiba di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat posisi jenazah yang tersangkut di pintu air dam.
Setelah berhasil dievakuasi, mayat bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dibawa ke kamar jenazah rumah sakit terdekat untuk dilakukan autopsi.
Autopsi dilakukan guna mengetahui penyebab kematian serta perkiraan waktu bayi tersebut berada di dalam air.
Penyelidikan Terus Berjalan
Kapolsek Rambipuji menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus penemuan jenazah bayi tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk warga yang pertama kali menemukan jasad bayi.
“Kami melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Saat ini penyelidikan terus kami kembangkan untuk mengetahui identitas orang tua bayi serta motif kejadian,” ujar Kapolsek Rambipuji.
Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan bidan desa, puskesmas, serta fasilitas kesehatan di sekitar aliran Sungai Bedadung untuk menelusuri data persalinan dalam beberapa waktu terakhir.
Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta tidak berspekulasi terkait kasus tersebut demi kelancaran proses penyelidikan.
Masyarakat yang mengetahui informasi tentang wanita hamil yang mencurigakan atau baru melahirkan namun tidak diketahui keberadaan bayinya, diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Kasus ini menjadi duka mendalam bagi warga Desa Rowotamtu. Warga berharap pelaku pembuangan bayi tersebut segera terungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Penulis: Fandi




One thought on “Mayat Bayi Perempuan Mengambang di Dam Bedadung”