Lomba Memasak Udang Dorong Kreativitas DWP Pasuruan

Pasuruan, Awosmedia.com,- Lomba Memasak Udang yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan Finna Food berlangsung meriah di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini diikuti puluhan tim dari DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan se-Kabupaten Pasuruan dengan tujuan utama meningkatkan kreativitas memasak sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga.

Ketua DWP Kabupaten Pasuruan, Ny. Temi Yudha Triwidya Sasongko, membuka lomba secara resmi pada pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Tanggulangin Fair Satukan Tradisi dan Teknologi Industri

Panitia memberi waktu satu jam kepada setiap tim untuk mengolah dan menyajikan menu berbahan dasar udang.

Dewan juri kemudian menilai hasil masakan berdasarkan cita rasa, kreativitas, penyajian, serta nilai gizi.

Kolaborasi DWP dan Finna Food

Temi Yudha Triwidya Sasongko menjelaskan bahwa lomba ini merupakan bentuk kolaborasi antara DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food.

Kolaborasi tersebut bertujuan mendorong para ibu untuk lebih kreatif dalam mengolah bahan pangan lokal, khususnya hasil perikanan.

Ia menegaskan bahwa udang dipilih karena mudah didapat, memiliki kandungan protein tinggi, dan dapat diolah menjadi berbagai menu keluarga.

Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DUX28IkEVF6/?igsh=MXhpa2N4bWptaWZuMw==

Menurutnya, inovasi menu berbahan udang dapat membantu meningkatkan minat konsumsi ikan di masyarakat.

“Kami ingin para ibu mampu menyajikan menu berbahan dasar ikan, khususnya udang, dengan cara yang lebih variatif, lezat, dan tetap sehat,” ujar Temi dalam sambutannya.

Upaya Cegah Stunting Melalui Konsumsi Ikan

Selain mengasah kreativitas, lomba memasak ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencegahan stunting di Kabupaten Pasuruan.

DWP menilai peningkatan konsumsi ikan sebagai salah satu langkah strategis dalam pemenuhan gizi keluarga, terutama bagi anak-anak.

Temi menambahkan bahwa edukasi gizi tidak harus selalu dilakukan melalui sosialisasi formal. Menurutnya, kegiatan lomba memasak justru lebih efektif karena langsung menyentuh praktik sehari-hari di rumah.

“Kami berharap menu-menu yang dihasilkan hari ini bisa dipraktikkan di rumah dan menjadi inspirasi bagi keluarga lain,” katanya.

Antusias Peserta dari Berbagai OPD

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama lomba berlangsung. Salah satu peserta dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasuruan, Vania, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

Ia menilai lomba ini memberi pengalaman baru sekaligus pengetahuan praktis tentang pengolahan udang yang sehat.

Vania menyampaikan bahwa persaingan tidak menjadi fokus utama baginya. Ia lebih mementingkan proses belajar dan masukan dari dewan juri.

“Menang atau kalah bukan hal utama. Saya ingin mendapatkan ilmu yang bisa diterapkan di rumah untuk keluarga,” ujarnya.

Pererat Silaturahmi Antaranggota DWP

DWP Kabupaten Pasuruan juga memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana mempererat silaturahmi antaranggota dan pengurus.

Temi menilai kebersamaan dalam kegiatan positif seperti lomba memasak mampu memperkuat solidaritas dan kerja sama internal organisasi.

Melalui kegiatan ini, DWP berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan keluarga dan ketahanan pangan.

Lomba memasak berbahan dasar udang ini diharapkan memberi dampak sosial jangka panjang, baik dalam peningkatan kualitas gizi keluarga maupun penguatan peran ibu dalam menciptakan generasi yang lebih sehat.

F4ND1.

One thought on “Lomba Memasak Udang Dorong Kreativitas DWP Pasuruan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *