Malang, Awosmedia.com,- Keributan di Pantai Wediawu mengungkap fakta baru dalam penyelidikan yang dilakukan Polres Malang.
Polisi menemukan sebanyak 31 wisatawan asal Surabaya positif mengonsumsi narkoba setelah menjalani tes urine usai insiden bentrokan di kawasan wisata Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
Pemeriksaan dilakukan terhadap 69 wisatawan yang diamankan setelah terjadi keributan dengan sejumlah warga setempat pada Selasa dini hari.
Baca juga: Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan Barang Bukti 86 Perkara
Bentrokan tersebut diduga bermula dari cekcok yang kemudian berkembang menjadi aksi pengeroyokan dan perusakan kendaraan.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan aparat melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan penyalahgunaan narkotika oleh rombongan wisatawan.
“Dari hasil pemeriksaan urine terhadap rombongan wisatawan, ditemukan 31 orang positif narkoba,” ujar Taat Resdi.
Polisi Temukan Pengguna Ganja dan Sabu
Hasil tes urine menunjukkan sebanyak 21 orang positif mengonsumsi ganja, enam orang positif sabu, dan empat orang lainnya positif kedua jenis narkotika tersebut.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan konsumsi narkotika selama rombongan berada di lokasi wisata.
Satresnarkoba Polres Malang kini mendalami asal barang haram tersebut dan menelusuri kemungkinan adanya pemasok narkotika kepada rombongan wisatawan.
Polisi juga berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menentukan langkah hukum dan asesmen rehabilitasi terhadap para pengguna.
Kasatresnarkoba Polres Malang menyebut sebagian wisatawan yang positif narkoba akan menjalani rehabilitasi medis maupun sosial sesuai hasil pemeriksaan tim asesmen terpadu.
Masa rehabilitasi diperkirakan berlangsung antara satu hingga tiga bulan, tergantung tingkat penggunaan masing-masing individu.
Polisi menegaskan fokus utama saat ini bukan hanya penanganan pengguna, tetapi juga pengembangan kasus guna mengungkap jaringan pemasok narkotika yang terlibat dalam peredaran barang tersebut.
Dugaan Pengeroyokan Masih Berlanjut
Selain penyelidikan kasus narkoba, Satreskrim Polres Malang masih mendalami dugaan pengeroyokan yang terjadi di Pantai Wediawu.
Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa rekaman video yang beredar di media sosial.
Beberapa kendaraan milik wisatawan dilaporkan mengalami kerusakan akibat keributan tersebut.
Polisi juga menyebut beberapa terduga pelaku pengeroyokan telah teridentifikasi dan berpotensi ditetapkan sebagai tersangka apabila alat bukti dinilai cukup.
Kapolres Malang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.
Aparat memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pengawasan Wisata Pantai Akan Diperketat
Insiden di Pantai Wediawu menjadi perhatian aparat keamanan dan pemerintah daerah.
Polisi berencana meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah destinasi wisata pantai di wilayah Malang Selatan untuk mencegah gangguan keamanan serta penyalahgunaan narkotika.
Pemerintah daerah juga mengimbau wisatawan menjaga ketertiban selama berkunjung ke lokasi wisata.
Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan di kawasan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.
Selain menjaga keamanan, aparat menilai edukasi mengenai bahaya narkotika perlu terus diperkuat agar lingkungan wisata tetap aman dan kondusif bagi seluruh pengunjung.
ananda.



