Kasus Pencurian Mobil Pickup Terungkap Berkat Pelacakan GPS

Sampang, Awosmedia.com, – Kasus pencurian mobil pickup Daihatsu Grandmax di Kabupaten Sidoarjo berhasil diungkap aparat kepolisian berkat teknologi Global Positioning System (GPS) yang terpasang pada kendaraan.

Pelacakan sinyal GPS membawa petugas ke wilayah Madura dan berujung pada pengamanan dua terduga pelaku di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Pengungkapan Berawal dari Laporan Kehilangan

Kasus pencurian mobil pickup tersebut bermula dari laporan korban di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Korban melaporkan bahwa satu unit Daihatsu Grandmax miliknya hilang dicuri oleh orang tak dikenal.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian dengan melakukan pelacakan melalui perangkat GPS yang masih aktif di kendaraan.

Dari hasil pelacakan, sinyal GPS menunjukkan posisi mobil berada di wilayah hukum Polsek Banyuates, Polres Sampang.

Informasi tersebut menjadi titik awal koordinasi antarwilayah, mengingat tempat kejadian perkara (TKP) pencurian berada di Kabupaten Sidoarjo, sementara posisi kendaraan terdeteksi di Pulau Madura.

Baca juga: Pencurian Sepeda Motor Honda Vario Terekam CCTV

Informasi GPS Diterima, Polisi Bergerak Cepat

Sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (6/1/2026), Kanit Reskrim Polsek Banyuates Aiptu Heri menerima informasi hasil pelacakan GPS dari KBO Reskrim Polres Sampang. Informasi itu segera dilaporkan kepada Kapolsek Banyuates untuk ditindak lanjuti.

Kapolsek Banyuates bersama Kanit Reskrim, KSPK, serta sejumlah anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan lapangan.

Petugas menyusuri area sesuai titik koordinat GPS yang mengarah ke Jalan Raya Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Dua Terduga Pelaku Diamankan di Lokasi

Setibanya di lokasi sekitar pukul 12.20 WIB, petugas mendapati satu unit mobil pickup Daihatsu Grandmax terparkir di pinggir jalan.

Di sekitar kendaraan tersebut, polisi melihat dua orang yang gerak-geriknya mencurigakan dan tidak dapat menjelaskan secara meyakinkan asal-usul kendaraan.

Petugas kemudian mengamankan kedua pria tersebut beserta barang bukti. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan satu unit mobil pickup Daihatsu Grandmax serta satu buah kunci T yang diduga kuat digunakan sebagai alat untuk melakukan aksi pencurian.

Identitas Terduga Pelaku dan Barang Bukti

Dua terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial Moh. HR (25), seorang tukang ojek asal Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, serta JR (34), warga Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Banyuates guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan polisi tidak lepas dari pemanfaatan teknologi GPS serta koordinasi cepat antarjajaran kepolisian lintas wilayah.

Proses Hukum Dilimpahkan ke Polres Sidoarjo

AKP Eko menegaskan bahwa karena lokasi pencurian berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo, maka penanganan perkara akan dilimpahkan ke Polres Sidoarjo.

“Para terduga pelaku saat ini diamankan di Polsek Banyuates dan akan diserahkan ke Polres Sidoarjo untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Pengungkapan kasus ini menjadi bukti pentingnya peran teknologi dalam membantu kepolisian mengungkap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor.

Selain itu, kasus ini juga diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk melengkapi kendaraan dengan sistem keamanan tambahan.

Dampak dan Imbauan Kepolisian

Keberhasilan ini mendapat perhatian publik karena menunjukkan efektivitas GPS dalam mempercepat pengungkapan kejahatan lintas daerah.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor jika mengalami kehilangan kendaraan serta memanfaatkan teknologi keamanan untuk meminimalkan risiko tindak kriminal.

Dengan pengungkapan ini, polisi berharap dapat menekan angka pencurian kendaraan bermotor sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang menggunakan mobil pickup sebagai sarana utama aktivitas ekonomi.

G10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *