Pasuruan, Awosmedia.com,- Kapolres Pasuruan Pimpin apel kesiapsiagaan bencana sebagai langkah memperkuat koordinasi lintas instansi menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Pasuruan, Rabu (5/11/2025).
Polres Pasuruan bersama unsur TNI, pemerintah daerah, instansi teknis, dan relawan menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025 di Lapangan Sarja Arya Racana Mapolres Pasuruan.
Kegiatan melibatkan sekitar 200 orang personel sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi menjelang puncak musim hujan.
Apel dipimpin langsung Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, dengan hadirnya Kasdim 0819/Pasuruan Mayor Inf Teguh Heri Wigyono, Kepala BPBD Sugeng Hariyadi, Kadinkes dr. Ani Latifah, M.Kes, Kadishub Digdo Sutjahjo, S.E., M.Si, dan Kasatpol PP Ridho Nugroho.
Kapolres Jazuli dalam amanatnya menegaskan apel bukan seremonial, melainkan langkah nyata memperkuat kesiapan personel dan sistem penanganan bencana.
Baca juga: Koramil Sukorejo Hadiri Tasyakuran Pembangunan Pabrik Farmasi
Ia menyebut Pasuruan memiliki topografi beragam mulai pegunungan hingga kawasan padat penduduk yang rentan banjir, longsor, angin kencang, dan kebakaran lahan.
Simak juga: https://youtu.be/MiUym_2Nh8c
“Apel ini momentum memperkuat respons cepat dan terukur dalam menyelamatkan masyarakat. Semua unsur harus siap bergerak,” tegasnya.
Kapolres memaparkan data BPBD Jawa Timur yang mencatat lebih dari 300 kejadian bencana hingga Oktober 2025, didominasi banjir, longsor, puting beliung, dan karhutla.
Di Pasuruan, wilayah Tutur, Purwodadi, dan Tosari beberapa kali mengalami longsor, sementara Gempol, Beji, dan Bangil menjadi zona rawan banjir.
Ia meminta setiap kecamatan membentuk satuan tugas tanggap darurat aktif dengan jalur komunikasi jelas ke posko kabupaten. Prioritas penanganan diarahkan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Apel juga diisi penyematan tanda peserta, pengecekan peralatan evakuasi, pemeriksaan kesiapan personel, dan foto bersama sebagai simbol sinergi TNI–Polri, pemerintah daerah, dan relawan.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menyampaikan kegiatan ini penting dalam mengantisipasi cuaca ekstrem akhir tahun.
“Pasuruan memiliki kerawanan tinggi. Sinergi lintas sektor sangat utama untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, menegaskan komitmen Polres Pasuruan dalam memastikan kesiapsiagaan menghadapi bencana serta kehadiran negara saat situasi darurat.
Gio, Teguh



