Sidoarjo, Awosmedia.com,- Bupati H.Subandi mengajak seluruh warga Kabupaten Sidoarjo menjaga kerukunan, kekompakan, dan kebersamaan. Menurutnya, kondisi masyarakat yang guyub menjadi modal penting untuk menciptakan daerah yang aman sekaligus mendukung pembangunan.
Pesan tersebut disampaikan Subandi saat menghadiri pengajian akbar dan doa bersama dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan jamaah. Pengajian menghadirkan Ustadz Dr. KH Das’ad Latif dan turut dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Sidoarjo serta jajaran Forkopimka Sedati.
Baca juga: Pengurus KONI Sidoarjo Resmi Dikukuhkan, Bidik Porprov 2027
Bupati Subandi Tekankan Pentingnya Guyub
Subandi mengapresiasi kekompakan masyarakat yang terus menjaga kebersamaan. Ia menilai dukungan warga menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Menurut Subandi, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Program pembangunan membutuhkan partisipasi masyarakat agar dapat berjalan sesuai kebutuhan warga.
Karena itu, ia meminta masyarakat mempertahankan budaya gotong royong dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.
Bupati H.Subandi juga mengajak warga menjaga komunikasi di lingkungan masing-masing. Persoalan yang muncul di tengah masyarakat, kata dia, lebih baik diselesaikan melalui musyawarah dan komunikasi yang baik.

Kerukunan Jadi Modal Pembangunan
Kerukunan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan. Kondisi sosial yang kondusif juga memberikan ruang bagi pemerintah untuk menjalankan berbagai program pembangunan.
Pemkab Sidoarjo sebelumnya menegaskan pentingnya menjaga persaudaraan dan ukhuwah untuk mempertahankan daerah tetap aman, damai, dan kondusif. Pesan tersebut juga disampaikan Subandi dalam kegiatan Sidoarjo Bersholawat pada 2025.
Dalam konteks pembangunan, Subandi melihat kebersamaan warga sebagai kekuatan yang harus terus dijaga. Masyarakat yang kompak lebih mudah bekerja sama dalam menyelesaikan persoalan lingkungan dan mendorong kegiatan ekonomi.
Kerukunan juga dapat mencegah munculnya konflik sosial yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Warga Diminta Bijak Hadapi Informasi
Tantangan menjaga kerukunan kini tidak hanya muncul dari lingkungan sekitar. Perkembangan media sosial juga membawa potensi penyebaran informasi yang dapat memicu kesalahpahaman.
Pemkab Sidoarjo pada Agustus 2026 menggelar Dialog Kebangsaan untuk memperkuat kerukunan sekaligus mencegah polarisasi di ruang digital. Pemerintah mendorong masyarakat meningkatkan literasi digital dan memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
Langkah tersebut sejalan dengan ajakan Subandi agar masyarakat tidak mudah terprovokasi. Warga perlu mengedepankan sikap kritis dan mengutamakan kepentingan bersama.
Guyub untuk Sidoarjo Kondusif
Subandi berharap semangat guyub terus tumbuh mulai dari tingkat RT, RW, desa hingga seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Menurutnya, kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Dengan menjaga kebersamaan, pemerintah dan masyarakat dapat bergerak bersama menjalankan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga Sidoarjo.
M. Hadi




One thought on “Bupati H.Subandi Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Kekompakan”