BPS Sidoarjo Gelar Sensus Ekonomi 2026 Libatkan Semua Usaha

Sidoarjo, Awosmedia.com,- BPS Sidoarjo gelar Sensus Ekonomi 2026 dengan melibatkan seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali.

Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menghimpun data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik tersebut.

Baca juga: TTG STBM Dinkes Perkuat Pengelolaan Limbah Rumah Tangga

Dukungan ini diwujudkan melalui koordinasi aktif lintas sektor serta ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pendataan yang akan dimulai pada Mei 2026.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam memetakan kondisi riil perekonomian masyarakat.

Ia menilai data yang dihasilkan akan menjadi acuan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan merata.

Pendataan Menyeluruh Semua Skala Usaha

Kepala BPS Sidoarjo, Bagyo Trilaksono, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan menjangkau seluruh aktivitas usaha, mulai dari skala mikro hingga besar.

Bahkan, usaha yang belum memiliki izin resmi tetap akan didata demi memperoleh gambaran utuh struktur ekonomi daerah.

Ia menyebutkan bahwa seluruh sektor ekonomi akan tercakup dalam sensus ini, termasuk pertanian, industri, dan jasa.

Simak juga: https://www.instagram.com/bps.sidoarjo?igsh=MTZ2M252bmswbGx3dg==

Pendataan menyeluruh tersebut bertujuan untuk memastikan tidak ada potensi ekonomi yang terlewatkan dalam proses pengumpulan data.

Menurut Bagyo, kelengkapan dan keakuratan data sangat menentukan kualitas hasil sensus.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau pelaku usaha untuk memberikan informasi yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.

Partisipasi Masyarakat Jadi Penentu Keberhasilan

Pemkab Sidoarjo terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pelaksanaan sensus ini.

Pemerintah daerah menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam menghasilkan data yang valid dan dapat dipercaya.

Subandi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa dan pelaku usaha, untuk berperan aktif dalam proses pendataan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada keterbukaan responden dalam memberikan data.

“Dengan data yang valid, kami optimistis kebijakan yang diambil mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat dan merata,” ujarnya.

Fondasi Kebijakan Ekonomi Berkelanjutan

Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan dampak besar terhadap arah pembangunan ekonomi di Sidoarjo.

Data yang terkumpul akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas program, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing daerah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Sidoarjo berpotensi membangun fondasi ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Keberhasilan sensus ini tidak hanya akan memperkuat kebijakan daerah, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi perencanaan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Ananda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *