5 Kendaraan Tertimpa Pohon Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo

Sidoarjo, Awosmedia.com,- 5 kendaraan rusak tertimpa pohon besar saat proses penebangan dalam pengerjaan proyek revitalisasi alun-alun Sidoarjo. Insiden itu terjadi pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB di Jl. Raya Sultan Agung, depan Gedung DPRD Sidoarjo, .

Kejadian bermula saat pohon besar yang ditebang oleh para pekerja proyek tiba-tiba roboh ke arah jalan dan akhirnya menimpa kendaraan yang sedang parkir di sisi barat Alun-Alun yang menyebabkan 1 mobil dan 4 sepeda motor rusak parah.

Salah satu korban, Devi (46), pemilik mobil Honda Brio L 1467 DBF, mengaku kaget melihat mobilnya ringsek sepulang mengikuti pengajian rutin di Masjid Agung Sidoarjo.

“Saya keluar dari masjid, kaget melihat mobil saya sudah tertimpa pohon besar. Bagian belakangnya ambles semua,” ungkapnya di lokasi.

Korban lain, Hartatik, juga mengalami hal serupa. Ia mengaku mendengar suara keras sebelum mengetahui motornya tertimpa batang pohon.

“Tiba-tiba terdengar suara brak keras. Saat dicek, motor saya sudah ketimpa pohon. Untung hanya spion dan bodinya lecet,” ujarnya.

Menurut informasi di lapangan, pohon besar yang tumbang tersebut bukan karena angin, melainkan karena proses penebangan dalam proyek revitalisasi alun-alun.

Diduga terjadi kesalahan teknis di dalam menebang pohon, yang membuat arah jatuh batang pohon berubah ke arah jalan raya dan menimbulkan kerusakan mobil dan motor.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Subandi Serahkan SK 324 PPPK Tahap II

Perwakilan pelaksana proyek, Darmanto, menegaskan pihaknya akan bertanggung jawab penuh atas kerusakan 5 kendaraan akibat insiden tersebut.

“Kami siap memperbaiki semua kendaraan yang tertimpa pohon. Hal ini merupakan bagian dari risiko kerja dan akan kami selesaikan secepatnya,” tegasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Petugas proyek dan Satpol PP langsung mengevakuasi batang pohon serta kendaraan rusak agar tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar alun-alun.

Peristiwa ini menyita perhatian warga, mengingat lokasi kejadian berada di pusat pemerintahan Kabupaten Sidoarjo yang ramai aktivitas masyarakat.

Warga berharap, pelaksanaan proyek pemerintah dengan nilai besar harus lebih memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan publik.

Teguh M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *