Sidoarjo, Awosmedia.com,- Wisata Petik Melon Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, resmi dibuka untuk umum. Destinasi agrowisata yang dikelola BUMDes Candinegoro ini menawarkan pengalaman memetik melon langsung dari kebun sekaligus menjadi upaya mengembangkan potensi ekonomi desa.
Pembukaan destinasi tersebut menambah pilihan wisata berbasis pertanian di Kabupaten Sidoarjo. Pengunjung dapat menikmati suasana kebun sekaligus mengenal proses budidaya melon yang dikembangkan masyarakat desa.
Jadi Destinasi Wisata Berbasis Pertanian
Wisata Petik Melon Candinegoro mengusung konsep agrowisata dengan menjadikan lahan pertanian sebagai daya tarik utama. Pengunjung bisa melihat tanaman melon dari dekat hingga memilih buah yang siap dipanen.
Baca juga: Vaksin 100 Hari Jadi Target BPOM Hadapi Pandemi
Konsep tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Selain rekreasi, kegiatan di kebun juga memiliki unsur edukasi, terutama bagi keluarga yang ingin mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak.
Lokasi wisata berada di kawasan Candi Dermo, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu. Kawasan tersebut memiliki potensi pertanian yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata lokal.
BUMDes Dorong Potensi Ekonomi Desa
Pengelolaan melalui BUMDes menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi tersebut. Pemerintah desa dapat mengoptimalkan potensi lokal melalui kegiatan wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Kehadiran wisata petik melon juga dapat memberikan nilai tambah terhadap hasil pertanian. Melon tidak hanya dipasarkan sebagai komoditas, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung.
Model agrowisata seperti ini sebelumnya telah berkembang di sejumlah wilayah Sidoarjo. Wisata petik melon menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara sektor pertanian dan pariwisata yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pengunjung Dapat Petik Melon Langsung
Daya tarik utama destinasi ini terletak pada aktivitas memetik melon secara langsung. Pengunjung dapat memilih buah yang tersedia di kebun sesuai arahan pengelola.
Kegiatan tersebut membuat wisata lebih interaktif. Pengunjung tidak sekadar datang untuk melihat pemandangan, tetapi ikut merasakan proses memanen hasil pertanian.
Bagi anak-anak, pengalaman tersebut juga dapat menjadi sarana belajar. Mereka bisa mengenal tanaman melon, proses perawatannya, hingga bagaimana buah tersebut siap dipanen.
Harapan Pengembangan Wisata
Pembukaan Wisata Petik Melon Candinegoro diharapkan tidak berhenti sebagai destinasi baru. Pengelola dapat terus meningkatkan fasilitas, pelayanan, promosi, dan paket wisata agar semakin menarik bagi masyarakat
Pengembangan secara berkelanjutan juga penting untuk menjaga kualitas kebun serta kenyamanan pengunjung. Kolaborasi antara BUMDes, pemerintah desa, petani, dan masyarakat dapat memperkuat keberadaan destinasi tersebut.
Dengan memanfaatkan potensi pertanian yang ada, Wisata Petik Melon Candinegoro berpeluang menjadi salah satu tujuan wisata alternatif di Sidoarjo.
M.Hadi




One thought on “Wisata Petik Melon Candinegoro Resmi Dibuka untuk Umum”