Pasuruan, Awosmedia.com,- Wakil Bupati Pasuruan (Wabup) Pasuruan H. M. Shobih Asrori menghadiri peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-77 yang digelar Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia di Tennis Indoor Jakarta.
Kehadiran Wakil Bupati Pasuruan menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya nasional untuk memperkuat penghormatan, perlindungan, dan pemajuan HAM di seluruh wilayah Indonesia.
Komitmen Daerah dalam Agenda Nasional HAMPeringatan Hari HAM Sedunia tahun ini mengusung tema “Penguatan Fondasi Pembangunan HAM dalam Keberagaman Menuju Indonesia Emas 2045”.
Tema tersebut dipilih sebagai pengingat pentingnya membangun landasan kokoh dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, berkeadilan, serta berkelanjutan menuju target nasional 2045.

Wakil Bupati Pasuruan hadir bersama para pejabat kementerian, perwakilan daerah, lembaga pemerintah, hingga organisasi masyarakat sipil.
Baca juga: DWP Pasuruan Peringati HUT ke-26, Dorong Perempuan Berdaya
Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemajuan HAM di berbagai sektor publik.
Fokus Penguatan HAM di Tengah Keberagaman
Dalam agenda tersebut, Kemenkumham menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai HAM dalam berbagai kebijakan daerah, termasuk layanan publik, perlindungan kelompok rentan, serta penegakan hukum yang adil.
Simak juga: https://vt.tiktok.com/ZSPjCSvpP/
Pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Pasuruan, dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan implementasi HAM berjalan efektif.
Wabup Shobih Asrori menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat program berbasis HAM, seperti layanan inklusif, penguatan literasi masyarakat, serta peningkatan kualitas birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan publik.
Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan HAM tidak hanya menjadi urusan pemerintah pusat, tetapi harus dilakukan secara berlapis hingga tingkat kabupaten.
Menurutnya, keberhasilan visi Indonesia Emas 2045 bergantung pada kemampuan seluruh daerah mengintegrasikan prinsip HAM dalam setiap program pembangunan.
Ia juga menilai bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pencapaian HAM di daerah sekaligus memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan, termasuk layanan administrasi, akses perlindungan perempuan dan anak, serta penyediaan ruang publik yang aman bagi seluruh masyarakat.
Implementasi Nyata di Kabupaten Pasuruan
Di tingkat lokal, Pemkab Pasuruan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung budaya HAM melalui forum-forum konsultatif, sosialisasi regulasi, serta pelatihan bagi aparatur pemerintah.
Pemerintah daerah juga memperluas kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan komunitas setempat untuk memperkuat pemahaman mengenai kesetaraan dan keberagaman.
Program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berbasis pada penghargaan terhadap martabat manusia.
Dampak Sosial dan Harapan ke Depan
Peringatan Hari HAM Sedunia ke-77 ini memberikan dampak sosial yang signifikan bagi pemerintah daerah karena semakin mendorong upaya perbaikan layanan publik yang lebih inklusif dan berorientasi pada masyarakat.
Wabup Shobih Asrori menutup keterlibatannya dalam kegiatan ini dengan pernyataan tegas, “Penguatan HAM bukan sekadar agenda tahunan, tetapi fondasi bagi pembangunan jangka panjang yang harus kita jaga bersama.
”Komitmen tersebut menjadi dorongan bagi Kabupaten Pasuruan untuk terus bergerak dalam memastikan setiap warga memperoleh hak dan perlindungan yang layak sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.
Ananda.



