Sidoarjo, Awosmedia.com,- Bupati Sidoarjo, H. Subandi, secara langsung memastikan bahwa akses masyarakat untuk mendapatkan KTP sekarang sudah mudah dan cepat.
Normalisasi pelayanan publik ini terjadi setelah persoalan utama, yaitu kelangkaan blanko fisik e-KTP, berhasil diatasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.
Subandi menegaskan komitmennya guna memberikan pelayanan terbaik kepada warga Sidoarjo yang hendak mengurus atau mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik (e-KTP).
Terbukti, antrian panjang yang sempat memenuhi kantor kecamatan dan Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan Lingkar Timur Sidoarjo dalam beberapa pekan terakhir telah sirna.
Bupati menyampaikan bahwa sudah tidak perlu menunggu lama lagi. Blankonya tersedia dan pencetakan bisa dilakukan di semua kantor kecamatan.
“Kepada warga, jika masih menemui kendala atau merasa dipersulit, silakan laporkan langsung kepada kami. Pasti kami tindak lanjuti,” tegas Bupati Subandi pada Rabu (15/10/25).
Baca juga: Sispamkota Polda Jatim Perkuat Sinergi Keamanan Wilayah
Peringatan tegas juga disampaikan Bupati kepada seluruh jajaran pelayanan, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN). Setiap oknum petugas yang kedapatan “bermain” atau mempersulit proses pengurusan KTP akan dikenai sanksi tegas.
“Kita terus pantau bersama. Warga juga kami harap bersedia menjadi mata dan telinga dengan melaporkan jika ada praktik yang tidak semestinya,” imbuhnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo, Redi Kusuma, menjelaskan bahwa stok blanko e-KTP saat ini jauh melebihi permintaan, sehingga tidak ada lagi daftar tunggu.
Ia juga menyampaikan kabar gembira bagi warga untuk mencetak KTP, masyarakat tidak lagi diwajibkan datang ke MPP.
“Prosesnya sekarang sangat sederhana. Pemohon datang ke kantor kecamatan, permohonan langsung diproses, dan bisa langsung dicetak saat itu juga,” ujarnya.
Redi menambahkan bahwa MPP tetap melayani, namun warga sudah bisa dilayani sepenuhnya di kantor kecamatan masing-masing, sehingga lebih dekat dan efisien.
Untuk mendukung kelancaran ini, Dispendukcapil telah mendistribusikan blanko e-KTP ke seluruh 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Masing-masing kecamatan menerima jatah awal sebanyak 1.500 blanko.
“Jika stok di kecamatan habis, mereka bisa langsung mengajukan permintaan tambahan. Saat ini, stok blanko di seluruh Sidoarjo dalam kondisi aman dan mencukupi,” ujar Redi.
Data real-time yang dirilis Dispendukcapil menunjukkan tingginya animo masyarakat. Dalam periode 18 September hingga 14 Oktober 2025, tercatat pencetakan e-KTP yang signifikan di seluruh kecamatan.
Kecamatan Krian menjadi yang terbanyak dengan 1.615 keping, disusul oleh Kecamatan Taman (1.368 keping), dan Kecamatan Tarik (1.063 keping).
Sementara itu, pelayanan di MPP juga masih tinggi, dengan total pencetakan mencapai 3.386 keping. Secara kumulatif, total e-KTP yang telah dicetak hingga 13 Oktober 2025 mencapai 14.028 keping.
Redi mengakui bahwa pada awal pembukaan layanan, antrian di MPP sangat padat dengan rata-rata 600 pencetakan per hari. Namun, angka tersebut terus menurun seiring dengan meratanya layanan pencetakan di semua kecamatan.
“Tren permohonan di MPP sudah jauh berkurang karena layanan telah terdistribusi dengan baik. Kami pastikan hingga tahun 2026 mendatang, ketersediaan blanko dan kelancaran pelayanan e-KTP untuk warga Sidoarjo akan tetap aman dan terjamin,” pungkas Redi.
Ananda DW




One thought on “Subandi Pastikan Pengurusan KTP Warga Sidoarjo Mudah”