Sinergi Lintas Sektor Kunci Sukses Wisata Pegunungan

Malang, Awosmedia.com,- Sinergi lintas sektor menjadi kunci sukses pengelolaan wisata alam dengan membuka jalur baru pendakian Gunung Arjuna dan Wlirang serta bukit Lincing via Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Dibangunnya basecamp pendakian di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang menjadi titik awal kolaborasi nyata antara Polisi Kehutanan (Polhut), Pemerintah Desa, BUMDes, dan BUMN (PTPN XII) dalam menata potensi wisata secara tertib, ramah lingkungan, dan berdaya ekonomi tinggi bagi warga setempat.

Basecamp yang berdiri di atas tanah bengkok desa itu dikelola oleh BUMDes Wonorejo melalui sistem sewa resmi, sehingga hasilnya langsung menambah pendapatan asli desa (PAD).

Konsep pengelolaan ini tidak hanya akan mempermudah pendaki dalam proses administrasi, tetapi juga memperkuat tata kelola ekonomi berbasis masyarakat.

Baca juga: Gunung Kelud dari Jalur Kandang Tawarkan Dua Puncak Eksotis

Polhut Khairul Anam, yang bertugas di wilayah tersebut, menuturkan bahwa proses pembukaan jalur pendakian sempat diwarnai dinamika pro dan kontra.

Namun kuatnya semangat kolaborasi yang dibangun bersama masyarakat menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

“Ada yang mendukung, ada juga yang menyepelekan. Tapi kami tidak berhenti di situ. Yang mendukung kami jadikan pendorong, sedangkan yang meremehkan menjadi pupuk penyemangat,” ujar Anam menegaskan.

Sinergi lintas sektor ini lahir dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa dan diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU) antar pihak.

Selain pengelolaan basecamp, sistem pendaftaran pendakian online juga diberlakukan untuk mengatur kuota pendaki dan menjaga kelestarian alam.

“Setiap pendaki yang turun wajib melakukan ceklis. Kami juga menyiapkan tempat sampah di beberapa titik, dan masyarakat siap mengelolanya,” tambahnya.

Dampak ekonomi dari sistem kolaboratif ini sudah dirasakan langsung oleh warga Wonorejo. Banyak warga kini beralih menjadi penyedia ojek wisata, homestay, warung makan, hingga penyewaan perlengkapan pendakian.

Aktivitas ekonomi baru tersebut memberi peluang kerja bagi anak muda desa tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

Keberhasilan pengelolaan wisata Gunung Lincing membuktikan bahwa kerja sama lintas lembaga dapat menghadirkan perubahan nyata.

Dengan mengedepankan kemandirian, kepedulian lingkungan, dan semangat gotong royong, Desa Wonorejo kini menjadi contoh bahwa potensi wisata alam bisa berkembang berkelanjutan dan menjadi sumber kesejahteraan bersama.

Teguh M


One thought on “Sinergi Lintas Sektor Kunci Sukses Wisata Pegunungan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *