Sidoarjo, Awosmedia.com,- Revitalisasi sekolah tahun 2025 melalui dukungan APBN dan APBD resmi diperkuat pemerintah di SMP Negeri 4 Sidoarjo, Selasa (14/4/2026).
Program ini menegaskan komitmen peningkatan sarana dan prasarana pendidikan guna menunjang kualitas pembelajaran di Kabupaten Sidoarjo.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memimpin langsung peresmian dengan penandatanganan prasasti.
Baca juga: Jamaah Haji Pasuruan Dapat Fasilitas Bus dan Seragam
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, bersama para kepala sekolah penerima bantuan.
Program revitalisasi sekolah Sidoarjo 2025 mencakup perbaikan fasilitas pendidikan melalui APBN serta rehabilitasi infrastruktur melalui APBD.
Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas lingkungan belajar secara menyeluruh dan merata.

Fokus Perbaikan Fasilitas Pendidikan
Pemerintah pusat mengarahkan penggunaan APBN untuk memperbaiki ruang kelas, laboratorium, serta fasilitas pendukung pembelajaran lainnya.
Pemerintah daerah melengkapi melalui APBD dengan merehabilitasi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kondisi fisik sekolah memiliki peran penting dalam menunjang mutu pendidikan.
Ia menyampaikan bahwa revitalisasi sekolah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Menurutnya, pemerintah akan terus memperluas jangkauan program agar seluruh sekolah memiliki fasilitas yang layak.
Langkah ini dinilai strategis untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di berbagai daerah.
Dukungan dan Apresiasi Sekolah
Para kepala sekolah dari jenjang SD hingga SMP menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi tersebut.
Mereka menilai perbaikan fasilitas memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan siswa dan efektivitas proses belajar mengajar.
Guru dapat memanfaatkan fasilitas yang lebih memadai untuk mendukung pembelajaran.
Sementara itu, siswa mendapatkan lingkungan belajar yang lebih kondusif sehingga berpotensi meningkatkan prestasi.
Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan melanjutkan program rehabilitasi melalui APBD.
Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor utama dalam pemerataan pendidikan.
Dorong Pemerataan dan Kualitas Pendidikan
Pemerintah menjadikan program revitalisasi sekolah sebagai langkah konkret untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.
Seluruh sekolah ditargetkan memenuhi standar sarana dan prasarana yang telah ditetapkan.
Peresmian di SMP Negeri 4 Sidoarjo menjadi simbol kuat sinergi pemerintah dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan.
Program ini diharapkan mampu menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh siswa.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan pendidikan harus dilakukan secara konsisten dan merata.
Ia menyatakan bahwa fasilitas yang layak akan mendorong lahirnya generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Ananda.



