Sidoarjo, Awosmedia.com,- Ruang Publik Sidoarjo (RPS) menggelar Forum Refleksi Akhir Tahun 2025 sebagai ruang evaluasi terbuka terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Forum yang mengusung tema “Harapan Masyarakat Sidoarjo pada Pemimpin” itu berlangsung di Pawon Cinday 94, Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, Selasa malam (30/12/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, tokoh perempuan, pegiat sosial, aktivis, LSM, insan pers, tokoh politik, perwakilan partai politik dan tokoh agama.
Dalam forum tersebut, Organisasi Media Aliansi Wartawan Online Sidoarjo (AWOS) memberikan penilaian rapot merah kepada pemerintahan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana.
Refleksi Sarana Komunikasi Publik
Ketua WhatsApp Grup Ruang Publik Sidoarjo, Sujani, mengatakan refleksi akhir tahun menjadi sarana konsolidasi gagasan publik sekaligus ruang dialog antara masyarakat dan pemangku kebijakan.

“Forum ini kami buka agar masyarakat dapat menyampaikan evaluasi dan harapan secara terbuka, objektif, serta berbasis kondisi lapangan,” kata Sujani.
Isu Strategis Jadi Bahasan
Dalam diskusi, berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, kesejahteraan sosial, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
Baca juga: Wabup Mimik Serahkan Bantuan Kursi Roda ke Warga Tulangan
Para peserta secara aktif menyampaikan masukan dan pandangan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan pembangunan Kabupaten Sidoarjo.
Isu pengangguran menjadi salah satu sorotan utama. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sidoarjo Agustus 2025, jumlah pengangguran tercatat mencapai 69.549 jiwa.
Simak juga: https://vt.tiktok.com/ZS5NPj2SM/
Peserta menilai tingginya pengangguran tersebut menunjukkan bahwa kebijakan penciptaan lapangan kerja belum berjalan optimal dan belum sepenuhnya menyasar kelompok usia produktif serta pencari kerja baru.
Selain itu, kondisi infrastruktur dasar, jadi perhatian, khususnya di sektor pendidikan. Sejumlah peserta mengungkapkan masih banyak gedung sekolah dasar mengalami kerusakan, namun masih belum tertangani secara menyeluruh.
Kritik APBD dan SiLPA
Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) turut mendapat kritik. Alokasi anggaran sekitar Rp 40 M untuk pembangunan gedung kepolisian dinilai perlu dievaluasi karena belum sejalan dengan kebutuhan prioritas masyarakat.
Peserta forum juga menyoroti munculnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) bernilai besar yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan lemahnya perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.
AWOS Berikan Rapot Merah
Ketua AWOS, Warsono, menegaskan bahwa pemerintahan Subandi–Mimik layak menerima rapor merah dalam refleksi akhir tahun 2025. Menurutnya, sejumlah proyek pembangunan terkesan dijalankan tanpa perencanaan matang.
“Orientasi serapan anggaran masih lebih dominan dibandingkan kualitas dan dampak pembangunan bagi masyarakat. Ditambah lagi kedua pimpinan warga Sidoarjo juga tidak akur,” ujar Warsono.
Ia juga menyoroti fungsi pengawasan legislatif yang dinilai belum optimal dalam mengawal pelaksanaan APBD, sehingga berpengaruh terhadap efektivitas pembangunan.
“Refleksi ini bukan untuk menjatuhkan, akan tetapi untuk memperbaiki. Kita harus berani menyuarakan karena sebagai warga berhak memberikan masukan kepada para pemimpin Sidoarjo,” kata Warsono.
Komitmen Pengawasan DPRD Jatim
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Jawa Timur dari Partai Golkar, Adam Rusadi, menyatakan pihaknya akan terus mengawal dan menagih realisasi 14 program janji Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo.
“Sebagai partai pengusung kami akan mengawal dan mengingatkan janji-janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati. Harapannya, seluruh program yang telah dijanjikan dapat direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat Sidoarjo,” tegas Adam.
Harapan Persatuan Pimpinan Daerah
Dari unsur partai politik, perwakilan Partai Demokrat, Harjo Pria atau yang akrab disapa Cak Jo, berharap seluruh unsur pimpinan daerah dapat kembali bersatu demi kemajuan Sidoarjo.
“Kami berharap Bupati, Wakil Bupati, dan juga DPRD bisa kembali rukun dan solid. Jika semua elemen bersatu, pembangunan Sidoarjo akan berjalan lebih baik dan masyarakat bisa merasakan dampaknya secara nyata,” ujar Cak Jo.
Dorongan Perbaikan Tata Kelola
Forum refleksi akhir tahun ini menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat sipil guna menjaga akuntabilitas pemerintahan. Kritik dan masukan yang disampaikan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan ke depan.
Teguh M




One thought on “Refleksi Akhir Tahun RPS, AWOS Beri Rapot Merah Subandi-Mimik”