Progres Normalisasi Sungai Porong Kanal Tembus Tujuh Kilometer

Sidoarjo, Awosmedia.com,- Progres normalisasi Sungai Porong Kanal di Kabupaten Sidoarjo telah mencapai tujuh kilometer.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat pengerjaan untuk mengatasi sedimentasi dan memperlancar aliran air yang dibutuhkan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, meninjau langsung kegiatan normalisasi di kawasan Pintu Air Krembung, Rabu (8/4/26).

Baca juga: Penemuan Benda Misterius di Laut Lombok Utara

Ia memastikan alat berat milik Dinas PU Bina Marga terus bekerja mengeruk endapan lumpur serta membersihkan sampah yang menghambat aliran sungai.

Wabup juga menyampaikan bahwa pengerjaan di wilayah Krembung hampir selesai, meski masih terdapat sisa sampah yang perlu dibersihkan.

Pemerintah daerah menargetkan normalisasi akan dilanjutkan hingga wilayah Kecamatan Prambon.

Peran Vital untuk Irigasi Pertanian

Pemkab Sidoarjo menempatkan normalisasi Sungai Porong Kanal sebagai program prioritas karena fungsinya yang penting dalam mendukung irigasi pertanian.

Sungai ini menjadi sumber air utama bagi tiga kecamatan, yakni Krembung, Porong, dan Jabon.

Mimik menegaskan bahwa kelancaran aliran air sangat berpengaruh terhadap produktivitas pertanian.

Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DW46igIE9yF/?igsh=MWwyMHAwbjVzYnIzeQ==

Ia menyebutkan bahwa gangguan pada aliran sungai dapat berdampak langsung pada lahan persawahan di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan itu, ia juga menemukan kerusakan pada pintu air Krembung. Dua dari empat ulir pengatur pintu air dilaporkan hilang sejak beberapa tahun terakhir.

Kondisi tersebut berpotensi menghambat pengaturan debit air, terutama saat kebutuhan irigasi meningkat.

Ia berencana segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas karena pintu air tersebut berada di bawah kewenangan lembaga tersebut sebagai bagian dari jaringan irigasi Delta Brantas.

Target Penyelesaian dan Skema Pengerjaan

Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Prayit, menjelaskan bahwa pengerjaan normalisasi dilakukan secara bertahap dari hilir menuju hulu.

Hingga saat ini, pengerjaan telah berlangsung dari wilayah Porong hingga Krembung dengan total panjang tujuh kilometer.

Ia menargetkan seluruh proses normalisasi dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan. Selain itu, dinasnya akan melanjutkan pengerjaan hingga wilayah Prambon.

Dinas PU juga merencanakan pengerjaan tambahan sepanjang sembilan kilometer melalui skema swakelola oleh Satgas Air.

Sementara itu, proyek normalisasi sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Porong hingga Jabon akan melibatkan pihak swasta dan saat ini masih dalam tahap lelang.

Dampak terhadap Lahan Pertanian

Normalisasi Sungai Porong Kanal diharapkan mampu meningkatkan distribusi air hingga ke wilayah hilir, khususnya di Kecamatan Jabon yang selama ini sering mengalami kekurangan air saat musim kemarau.

Perbaikan aliran sungai akan memberikan dampak langsung terhadap sekitar 1,5 hektare lahan persawahan.

Selama ini, aliran air tidak optimal akibat sedimentasi yang tinggi dan penyempitan badan sungai.

Upaya percepatan normalisasi ini menunjukkan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Perbaikan infrastruktur sungai dan pintu air menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga, sekaligus mengurangi risiko gangguan produksi pangan di masa mendatang.

Ananda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *