Sidoarjo, Awosmedia.com,- Polresta Sidoarjo salurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (18/2/2026).
Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat atas bencana banjir yang merendam sejumlah rumah warga akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Jajaran Polresta Sidoarjo melalui Polsek Taman turun langsung ke lokasi terdampak di RT 19 RW 03 Dusun Dodokan.
Baca juga: Program Desa Berdaya Dukung Budidaya Burung Puyuh
Bhabinkamtibmas Polsek Taman, Aipda Dwi Priyo, menyerahkan paket sembako kepada warga yang rumahnya masih terdampak genangan air.
“Kami menyalurkan bingkisan sembako untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir sesuai arahan pimpinan,” ujar Dwi Priyo saat ditemui di lokasi.
Respons Cepat Tangani Dampak Banjir
Kapolsek Taman, Kompol Kanisius Franata, S.I.K., menegaskan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait banjir yang melanda wilayah tersebut.
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air menggenangi permukiman dan mengganggu aktivitas warga.
Menurutnya, banjir tidak hanya menghambat kegiatan sehari-hari, tetapi juga menimbulkan kerugian materiil.
Sejumlah perabot rumah tangga dilaporkan terendam, sementara sebagian warga membatasi aktivitas hingga kondisi berangsur normal.
Selain menyalurkan bantuan, personel kepolisian memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Petugas memastikan lingkungan tetap kondusif serta memberikan dukungan moril kepada warga agar tetap tenang menghadapi situasi tersebut.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kondisi aman dan memberikan dukungan kepada warga terdampak,” kata Kompol Kanisius.
Imbauan Waspada dan Peran Aktif Warga
Kapolsek Taman mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Ia mengingatkan kondisi cuaca yang masih tidak menentu dapat memicu genangan kembali apabila hujan deras turun dalam waktu lama.
Ia juga mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat sampah.
Langkah preventif ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko banjir di kawasan permukiman padat.
Warga diminta segera melaporkan kepada aparat desa atau kepolisian apabila terjadi keadaan darurat. Koordinasi yang cepat dan tepat dinilai dapat mempercepat penanganan di lapangan.
Salurkan bantuan sembako ini menunjukkan komitmen Polresta Sidoarjo dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, terutama saat menghadapi bencana alam.
Kehadiran aparat di lokasi terdampak tidak hanya membantu secara material, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan akibat banjir.
Ananda.



