Probolinggo, Awosmedia.com,- Lomba olah TKP yang digelar Polres Probolinggo menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek jajaran dalam kompetisi Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) antar rayon.
Polres Probolinggo Polda Jawa Timur mengadakan kegiatan itu untuk meningkatkan kemampuan teknis anggota kepolisian dalam menangani perkara pidana secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.
Baca juga: Santunan Ketenagakerjaan Diberikan Bupati Subandi Untuk Keluarga Korban Meninggal
Seluruh peserta mengikuti simulasi penanganan kasus yang dirancang menyerupai kondisi nyata di lapangan.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa TPTKP menjadi tahap penting dalam proses penegakan hukum. Menurutnya, kualitas penanganan awal di lokasi kejadian sangat menentukan keberhasilan penyidikan.

Tingkatkan Profesionalisme Personel
AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa anggota kepolisian harus memahami setiap prosedur saat pertama kali tiba di lokasi kejadian.
Petugas wajib menjaga status quo TKP, mengamankan barang bukti, serta mencatat berbagai petunjuk yang dapat membantu proses penyidikan.
“Melalui olah TKP yang benar, menjaga status quo, serta mengamankan barang bukti, petugas dapat memperoleh berbagai petunjuk penting untuk memahami rangkaian tindak pidana tersebut,” ujar AKBP Latif, Jumat (8/5/2026).
Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DYEuqpoNnwp/?igsh=MWs4bjA1ZWpibTZ2Nw==
Simulasi tersebut meliputi kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), bunuh diri, hingga pembunuhan.
Setiap tim harus menunjukkan ketelitian dan kecepatan saat menangani lokasi kejadian.
Para peserta juga mengikuti penilaian terkait koordinasi tim, pengamanan area, pengumpulan barang bukti, serta penyusunan laporan awal.
Penilaian itu bertujuan memastikan personel mampu menerapkan standar operasional prosedur secara konsisten.
Bagian Rangkaian Hari Bhayangkara
Kegiatan lomba olah TKP ini menjadi salah satu agenda Polres Probolinggo dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga mempererat sinergi antar Polsek di wilayah hukum Polres Probolinggo.
Polres Probolinggo menilai kompetisi semacam ini dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus pembelajaran bagi anggota di lapangan.
Dengan latihan yang berkelanjutan, personel diharapkan semakin siap menghadapi berbagai situasi darurat dan tindak kriminal di masyarakat.
AKBP Latif menegaskan bahwa profesionalisme anggota kepolisian harus terus ditingkatkan seiring berkembangnya tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berharap setiap personel mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan profesional dalam setiap penanganan perkara,” tegasnya.
Kegiatan serupa juga berlangsung di berbagai daerah sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kepolisian berharap peningkatan kompetensi teknis anggota dapat berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Dengan kemampuan olah TKP yang semakin baik, proses penegakan hukum diharapkan berjalan lebih akurat, transparan, dan profesional.
ananda.



