Motor Honda Beat Milik Warga Mojokopek Raib Digasak Maling

Pasuruan, Awosmedia.com,- Motor Honda Beat milik salah seorang warga Dusun Mojokopek, Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, digasak maling saat terparkir di depan rumah.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin malam (05/01/2026) sekitar pukul 20.30 WIB dan berlangsung sangat cepat.

Korban berinisial M, seorang karyawati swasta, harus kehilangan sepeda motor Honda Beat tahun 2015 miliknya sesaat setelah pulang kerja.

Kejadian bermula, korban memarkir motor di halaman depan rumah, seperti rutinitas sehari-hari, sebelum masuk ke dalam rumah untuk menaruh barang bawaan.

Baca juga: Pisah Sambut Kapolsek Rembang Berlangsung Hangat Khidmat

Situasi di sekitar rumah terbilang normal dan tidak menimbulkan kecurigaan. Namun hanya dalam hitungan menit, kendaraan tersebut raib tanpa meninggalkan jejak.

Motor Hilang Saat Korban Masuk Rumah

Menurut keterangan korban, ia tidak mendengar suara mencurigakan ataupun melihat orang asing berada di sekitar rumah. Saat kembali keluar rumah, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula.

Halaman rumah yang sebelumnya terisi motor mendadak kosong. Menyadari motornya hilang, korban langsung panik dan memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga serta warga sekitar.

“Sempat dikira dipindahkan atau dipinjam, tapi setelah dicari ke sekitar rumah tetap tidak ketemu,” ujar salah satu warga Dusun Mojokopek yang mengetahui kejadian tersebut.

Polisi Datangi Lokasi dan Lakukan Penanganan Awal

Seorang anggota Kepolisian dari Polsek Rembang yang kebetulan sedang berada di wilayah tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan interogasi awal terhadap korban dan sejumlah saksi.

Polisi mengarahkan korban untuk segera membuat laporan kehilangan secara resmi agar proses penyelidikan dapat dilakukan sesuai prosedur hukum.

Pihak Polsek Rembang di lokasi kejadian mulai mengumpulkan informasi awal dan berkoordinasi dengan unit terkait.

Warga Resah, Kasus Curanmor Disebut Meningkat

Kasus pencurian sepeda motor ini menambah daftar panjang aksi curanmor di wilayah Desa Mojoparon. Sejumlah warga Dusun Mojokopek mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, kasus serupa kerap terjadi.

“Dalam sebulan terakhir ini sudah tiga kali motor warga hilang,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Maraknya pencurian tersebut membuat warga semakin waspada, terutama mereka yang pulang kerja pada malam hari.

Beberapa warga mulai memasang kunci ganda pada kendaraan, menambah penerangan lingkungan, serta meningkatkan ronda malam.

Warga Harap Patroli Ditingkatkan

Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli malam, khususnya pada jam-jam rawan ketika aktivitas warga mulai sepi. Warga juga dihimbau untuk tidak lengah meski berada di lingkungan sendiri.

Seorang tokoh masyarakat setempat menegaskan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan dan warga untuk menekan angka kejahatan.

“Kalau warga dan polisi saling bekerja sama, setidaknya ruang gerak pelaku bisa dipersempit,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak kejahatan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Selain menimbulkan kerugian materi, pencurian kendaraan bermotor juga berdampak pada rasa aman masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

G10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *