Lomba Musik Patrol 2026 Dorong Generasi Cintai Budaya

Sidoarjo, Awosmedia.com,- Lomba Musik Patrol 2026 kembali digelar di Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya melestarikan seni tradisional sekaligus mendorong kreativitas generasi muda.

Kegiatan yang memperebutkan Piala Bergilir Bupati Sidoarjo ini berlangsung di Panggung Budaya Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu malam, 14 Maret 2026.

Sebanyak 20 grup musik patrol tampil dan berkompetisi di hadapan dewan juri. Mereka menampilkan berbagai kreasi musik tradisional yang memadukan unsur ritmis khas patrol dengan sentuhan inovasi dari para pemain muda.

Baca juga: Satpol PP Sidoarjo Razia Pekat Ramadan

Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Irianto, membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Sidoarjo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa musik patrol merupakan bagian penting dari warisan budaya masyarakat Jawa Timur.

Upaya Melestarikan Tradisi Lokal

Menurut Yudhi, musik patrol tidak sekadar hiburan masyarakat, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan, kreativitas, serta semangat gotong royong.

Tradisi ini selama bertahun-tahun berkembang sebagai media sosial yang mempererat hubungan antarwarga. Ia menyatakan bahwa festival ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda untuk mempelajari dan mengembangkan seni tradisional.

“Festival Musik Patrol ini menjadi langkah yang sangat baik dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong kreativitas generasi muda agar terus mencintai seni tradisional,” ujar Yudhi dalam sambutannya.

Ia juga berharap kegiatan ini mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata Kabupaten Sidoarjo.

Penampilan Peserta dan Hasil Lomba

Rangkaian acara dimulai dengan penampilan grup pemenang lomba musik patrol tahun 2025. Setelah itu, panitia menyerahkan piala bergilir sebelum kompetisi resmi dimulai.

Setelah tampil di panggung utama, para peserta melanjutkan pertunjukan dengan berkeliling di kawasan Alun-Alun Sidoarjo. Penampilan tersebut menarik perhatian masyarakat yang memadati area sekitar lokasi acara.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, grup Coba Lagi dari Cemandi, Sedati berhasil meraih Juara 1. Posisi Juara 2 diraih oleh Angin Putih dari Pabean, Sedati, sedangkan Slendro dari Betro, Sedati menempati Juara 3.

Sementara itu, kategori Harapan diraih oleh Sabdo Palon dari Wedoro (Harapan 1), Pasoepati dari Sadang, Taman (Harapan 2), serta Lingsir Wengi dari Sedati Gede (Harapan 3).

Penghargaan Best Suporter diberikan kepada grup Cokroasmoro dari Pagerwojo, Buduran.

Memperkuat Identitas Budaya Daerah

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung secara rutin.

Selain menjadi ruang ekspresi seni bagi generasi muda, festival musik patrol juga dinilai mampu menjaga eksistensi budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.

Yudhi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat secara luas.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kompetisi ini sebagai ajang mempererat persaudaraan antar komunitas seni.

“Harapan kami kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pelestarian budaya daerah sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Sidoarjo sebagai daerah yang kaya akan seni dan budaya,” ujarnya.

Melalui lomba musik patrol ini, tradisi lokal tidak hanya dipertahankan, tetapi juga berkembang mengikuti kreativitas generasi muda yang menjadi penerus budaya bangsa.

And.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *