Literasi AI menjadi fokus utama dalam program edukasi yang digelar Polres Pasuruan bagi kalangan pelajar di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini melibatkan Bag SDM, Satbinmas, dan Satlantas Polres Pasuruan sebagai respons atas perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang berlangsung cepat di berbagai lini kehidupan.
Program tersebut bertujuan membangun pemahaman generasi muda terhadap manfaat sekaligus risiko penggunaan AI. Polres Pasuruan menilai pelajar merupakan kelompok yang paling dekat dengan perkembangan teknologi sehingga perlu dibekali kemampuan literasi digital yang memadai.
Imbauan Kapolres untuk Sikap Positif
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, melalui Kasi Humas IPTU Joko Suseno, menyampaikan bahwa kehadiran AI harus disikapi secara positif dan disertai tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa edukasi ini digagas agar pelajar dapat memanfaatkan AI untuk mendukung proses belajar dan meningkatkan kreativitas.
“Teknologi terus berkembang dan pelajar merupakan salah satu kelompok yang paling dekat dengan perkembangan tersebut. Karena itu, kami ingin memberikan pemahaman agar AI dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif,” ujar IPTU Joko Suseno, Senin (24/8/2026).

Pelajar Diminta Kritis dan Etis
Selain mendorong pemanfaatan positif, Polres Pasuruan juga mengingatkan pelajar agar tidak mudah mempercayai informasi yang dihasilkan AI tanpa melakukan pengecekan lebih dulu. Sikap kritis dan etis menjadi poin penting yang ditekankan dalam setiap sesi edukasi.
“Gunakan AI sebagai alat bantu untuk belajar dan mengembangkan kemampuan. Tetap kritis terhadap informasi, jangan menyalahgunakan teknologi, dan yang paling penting tetap mengedepankan etika serta karakter,” tambahnya.
Para siswa diperkenalkan pada berbagai aspek teknologi AI, mulai dari manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari hingga potensi penyalahgunaan yang perlu diwaspadai.
Polres Pasuruan menekankan bahwa AI dapat menjadi sarana menggali ide, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan kemampuan pelajar sesuai bidang yang diminati.
Berlanjut ke Sekolah Lain
Polres Pasuruan menyatakan edukasi literasi AI akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Pasuruan, termasuk SMAMBA. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang kepolisian dalam membentuk generasi muda yang melek teknologi.
Melalui edukasi ini, Polres Pasuruan berharap pelajar tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memiliki kemampuan menggunakan AI secara cerdas, aman, produktif, dan bertanggung jawab.
Upaya ini diharapkan memberi dampak sosial nyata berupa generasi muda Pasuruan yang siap menghadapi era digital tanpa kehilangan nilai etika dan karakter.
Ananda.




One thought on “Literasi AI Jadi Fokus Edukasi Polres Pasuruan”