Kemenkes Verifikasi STBM Mojokerto, WC-KOEn Terlibat Aktif

Mojokerto, Awosmedia.com,- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama tim lintas sektor melakukan verifikasi lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan dilaksanakan Kamis, (2/10/2025) menjadi bagian dari rangkaian penilaian nasional yang dilaksanakan di empat kota/kabupaten Jawa Timur. Meliputi Probolinggo, Mojokerto, Malang dan Blitar.

Tim Verifikasi Turun Langsung ke Lapangan

Kunjungan Tim Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI verifikasi di Kabupaten Mojokerto dipusatkan di tiga titik meliputi: Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, dan Desa Kemantren, Kecamatan Gedek.

Tim verifikator meninjau dan menilai dalam penerapan STBM 5 Pilar, dengan tingkat dan target pencapaian: BABS 0%, cuci tangan pakai sabun 75%, pengelolaan air minum dan pangan rumah tangga 75%, sampah 75%, dan limbah cair rumah tangga 30%

Dalam kunjungan tersebut, tim Kemenkes RI disambut Kepala Desa Ketapanrame, Camat Trawas, Kepala Puskesmas Trawas, Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, dan para kader kesehatan setempat.

Kementrian Kesehatan RI bersama tim lintas sektor melakukan verifikasi lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Mojokerto.

Tim Verifikator dibagi menjadi tiga tim dan bersama-sama mendampingi penilaian yang dilakukan langsung di rumah warga dan fasilitas publik.

Baca juga: DR. Koen Dampingi Kemenkes Verifikasi STBM Kota Probolinggo

Susunan Tim Verifikasi

Berdasarkan data resmi, tim verifikasi terdiri dari berbagai unsur, antara lain: Mutiha S. Tr.KL (Kemenkes RI), drg. Suhvy Dwi Anggraini, MKes (Dinkes Provinsi Jawa Timur), Yuli Tri Suhartini, SKM., M.Kes, Setda Provinsi Jawa Timur, M. Afrianto Kurniawan, ST., MSc. (UNICEF), Dr. Koen Irianto Uripan, SH., MM. (APP-SANI, dan owner WC-KOEn).

Selain itu, terdapat pula anggota tim dari Dinkes Provinsi Jatim dan Biro AP Setda Provinsi Jawa Timur, seperti , Hikmah Angga, Dwi Yuliana, Danang Adi, Anik Madyawati, MAP, Hanif Hartawati, Amd, Anton Suyatno, dan Damayanti.

Simak kegiatan Kemenkes di saluran kami: https://vt.tiktok.com/ZSU1RY1JC/

Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan keseriusan dalam menilai capaian kinerja Kabupaten Mojokerto menuju kabupaten dengan penerapan STBM berkelanjutan.

Komitmen Pemerintah Daerah

Kadinkes Kabupaten Mojokerto, Dra. Dyan Anggrahini Sulistyowati, M.Si menyambut gembira dan apresiasi atas kehadiran tim verifikasi dari Kemenkes RI, tim kesehatan Jawa Timur, Unicef, WC-KOEn.

Dra. Dyan mengatakan bahwa Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen mewujudkan lingkungan sehat berbasis masyarakat. Program STBM bukan hanya tentang sarana fisik, tetapi perubahan perilaku.

“Kami bangga karena warga desa seperti Ketapanrame sudah aktif menerapkan prinsip hidup bersih dan sehat. Hasil dari verifikasi ini akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk memperluas penerapan STBM ke desa-desa lain di Kabupaten Mojokerto. ” ujarnya.

Peran WC-KOEn

Dr. Koen Irianto Uripan menegaskan bahwa WC-KOEn hadir mendampingi tim verifikasi pusat bertujuan guna memperkuat gerakan masyarakat. STBM adalah gerakan sosial yang harus dijalankan secara konsisten.

“Saat verifikasi yang dinilai bukan hanya ada atau tidaknya jamban sehat, tetapi apakah masyarakat sudah benar-benar mengubah kebiasaan, misalnya berhenti BABS di ruang terbuka, rutin cuci tangan dengan sabun, hingga pengelolaan sampah dan limbah cair,” jelas Dr. Koen.

Hasil dan Harapan

Hasil kunjungan lapangan, tim verifikator mencatat bahwa masyarakat Desa Ketapanrame sudah memenuhi sebagian besar indikator STBM.

Jumlah keluarga yang berhenti buang air besar sembarangan sudah mencapai 100 persen, sementara praktik cuci tangan pakai sabun serta pengelolaan sampah semakin meningkat.

Dengan keterlibatan berbagai pihak mulai dari Kemenkes RI, Dinkes Jatim, UNICEF, WC-KOEn, hingga kader kesehatan desa, membuat Kabupaten Mojokerto optimis bisa menjadi daerah percontohan nasional dalam penerapan STBM 5 Pilar.

Teguh M

One thought on “Kemenkes Verifikasi STBM Mojokerto, WC-KOEn Terlibat Aktif”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *