Sidoarjo, Awosmedia.com,- Kebakaran gudang plastik di Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, terjadi pada Sabtu (4/4/2026) petang dan memicu kepanikan warga sekitar.
Insiden yang berlangsung saat waktu Magrib itu langsung menyedot perhatian masyarakat karena lokasi gudang berada di tengah permukiman padat penduduk.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukodono menerima laporan pertama sekitar pukul 18.20 WIB.
Baca juga: Istighosah dan Doa Siswa SMPN 3 Pasuruan Hadapi TKA
Warga setempat menjadi pihak awal yang melaporkan kejadian, disusul pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.
Laporan masuk secara beruntun, menandakan skala kebakaran yang cukup besar. Menurut petugas BPBD, tim segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.
Namun, mereka menghadapi kendala di lapangan karena akses utama menuju titik api tertutup tenda hajatan warga.
Petugas akhirnya menggunakan jalur alternatif dengan bantuan warga agar bisa segera mencapai lokasi kebakaran.
Upaya Pemadaman dan Kendala Lapangan
Tim BPBD Sukodono mengerahkan delapan personel, termasuk komandan regu dan tim rescue, untuk menangani kebakaran tersebut.
Mereka memprioritaskan upaya lokalisir api agar tidak merambat ke rumah warga yang berada sangat dekat dengan gudang.
Di sisi lain, aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP turut bersiaga di lokasi. Mereka membantu mengamankan area serta mengatur evakuasi warga guna menghindari risiko korban jiwa.
PLN juga mengambil langkah cepat dengan memutus aliran listrik sementara di sekitar lokasi untuk mencegah korsleting yang lebih luas.
Warga setempat, Wakiran, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui saat azan Magrib berkumandang. Ia mendengar suara gemeretak mencurigakan sebelum akhirnya melihat api sudah membesar di dalam gudang plastik tersebut.
Penyelidikan Penyebab dan Dampak Sosial
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Petugas belum dapat memastikan sumber api, sementara pemilik gudang juga belum memberikan keterangan resmi terkait kerugian yang dialami.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, terutama karena lokasi industri berada sangat dekat dengan permukiman.
Warga berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi terhadap izin dan keamanan operasional gudang daur ulang plastik di kawasan padat penduduk.
Insiden kebakaran gudang plastik di Sidoarjo ini kembali menegaskan pentingnya sistem mitigasi risiko kebakaran di area industri rumahan.
Selain itu, respons cepat petugas dan keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam mencegah dampak yang lebih besar.
Ananda.



