Sidoarjo, Awosmedia.com,- Harlah Ponpes Tanwirul Afkar ke-27 menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan agama dan pembentukan akhlak santri. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana hadir dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW dan harlah yang berlangsung di Pondok Pesantren Tanwirul Afkar, Krian, Sidoarjo.
Kegiatan tersebut diikuti ribuan jamaah. Peringatan harlah juga menjadi ruang silaturahmi antara pengasuh pesantren, santri, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Dalam momentum tersebut, perhatian terhadap akhlak menjadi bagian penting dari pendidikan pesantren. Wabup Mimik mendorong agar nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW terus menjadi pedoman bagi generasi muda.
Baca juga: Klasemen MotoGP San Marino, Marquez Pepet Martin
Pesantren Jadi Benteng Akhlak
Ponpes Tanwirul Afkar selama ini menjalankan pendidikan keagamaan di Desa Tempel, Kecamatan Krian. Pesantren tersebut berada di bawah pengasuhan KH Achmad Zamzuri.
Lingkungan pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama. Para santri juga mendapatkan pembinaan untuk membangun sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, serta akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengingat keteladanan Rasulullah. Nilai tersebut penting diterapkan santri ketika berinteraksi dengan keluarga, guru, teman, maupun masyarakat.

Peran tersebut semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Generasi muda membutuhkan kemampuan untuk menyaring informasi sekaligus mempertahankan nilai agama dan etika.
Wabup Mimik Titip Doa untuk Sidoarjo
Kehadiran Mimik dalam harlah Ponpes Tanwirul Afkar juga memperkuat hubungan pemerintah daerah dengan kalangan pesantren dan ulama.
Sebelumnya, Mimik menghadiri kegiatan keagamaan yang melibatkan KH Achmad Zamzuri dan para santri Tanwirul Afkar. Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya doa para ulama untuk menjaga Sidoarjo tetap aman, rukun, dan damai.
Mimik juga menekankan pentingnya kerja sama pemerintah dengan masyarakat dan para kiai dalam membangun daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya membutuhkan program pemerintah, tetapi juga dukungan dan doa dari berbagai elemen masyarakat.
Hubungan tersebut menjadi modal penting untuk membangun Sidoarjo secara bertahap. Pemerintah dan pesantren dapat mengambil peran masing-masing dalam memperkuat pendidikan sekaligus kehidupan sosial masyarakat.
Harlah Jadi Momentum Perkuat Pendidikan
Harlah ke-27 Ponpes Tanwirul Afkar tidak hanya menjadi perayaan perjalanan pesantren. Momentum tersebut juga mengingatkan pentingnya keberadaan lembaga pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak.
Pesantren memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi menghadapi perubahan zaman. Ilmu agama, pendidikan karakter, dan keteladanan perlu berjalan bersama agar santri memiliki bekal yang kuat setelah kembali ke tengah masyarakat.
Melalui peringatan Maulid Nabi dan harlah, keluarga besar Ponpes Tanwirul Afkar diharapkan terus menjaga tradisi pendidikan yang menempatkan akhlak sebagai bagian utama pembentukan karakter santri.
M. Hadi



