Sidoarjo, Awosmedia.com,- Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa dalam mendorong pelayanan publik serta pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor.
Pemerintah Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan penuh atas peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167.
Dalam pesan resminya, Pemerintah Desa Pepe menyampaikan kutipan, “Dirgahayu Kabupaten Sidoarjo ke-167. Sidoarjo, Bersama Membangun, Bersama Melayani.” Ucapan tersebut dipersembahkan sebagai bentuk partisipasi aktif desa dalam semangat kebersamaan membangun daerah.
Baca juga: APBDes Desa Gemurung Dipersoalkan, Warga Tuntut Transparansi
Pemerintah Desa Pepe menilai peringatan hari jadi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi sosial untuk memperkuat layanan kepada masyarakat, memperluas partisipasi publik, dan meneguhkan identitas daerah yang inklusif.
Rangkaian Kegiatan Sosial dan Layanan Publik
Panitia Harjasda 167 menyusun rangkaian kegiatan yang menekankan aspek sosial, kesehatan, dan budaya. Pada Januari 2026, agenda dimulai dengan Skrining Katarak pada 14 Januari dan Khitan Massal pada 20 Januari di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.
Kegiatan berlanjut dengan Talk Show Harjasda 167 pada 22 Januari, Ziarah ke Makam Mantan Bupati di TMP Kusuma Bangsa pada 26 Januari, serta Tasyakuran Harjasda pada 30 Januari.
Puncak seremoni Januari berlangsung pada 31 Januari melalui Upacara Harjasda 167 di Alun-Alun Sidoarjo, kemudian dilanjutkan dengan Resepsi Harjasda 167 di Pendopo Delta Wibawa.
Simak juga: https://www.instagram.com/p/DTsIOAzCUVF/?igsh=MTd2b29seDY4MjZkZg==
Rangkaian ini menegaskan keseimbangan antara penghormatan sejarah dan komitmen pelayanan publik.
Penguatan Tradisi, Kepedulian, dan Budaya
Memasuki Februari 2026, kegiatan menyasar penguatan nilai sosial dan keagamaan.
Pada 1 Februari, digelar Sedekah Tumpeng Tempe di Lapangan Desa Sedengan Mijen, Krian, serta Doa Bersama 1.000 Anak Yatim di Pendopo Delta Wibawa.
Pada 6 Februari, masyarakat dapat mengikuti Tanggulangin Fair di Pasar Wisata Kedensari Tanggulangin dan Sema’an Al-Qur’an di Pendopo Delta Wibawa.
Agenda budaya berlanjut pada 7 Februari melalui Pagelaran Wayang Kulit dan Festival Seni Budaya bersama Ki Didik Sasmito Aji & Cak Percil di Pendopo Delta Wibawa, kemudian Nyadran di Desa Balongdowo, Candi pada 8 Februari, serta Sidoarjo Bersholawat dan Tabligh Akbar bersama Gus Iqdam pada 10 Februari di area parkir MPP Sidoarjo.
Seluruh kegiatan tersebut memperkuat identitas lokal sekaligus memperluas ruang interaksi sosial lintas komunitas.
Puncak Perayaan April dan Dampak Sosial
Puncak Harjasda 167 berlangsung pada April 2026 dengan tiga agenda besar: Grand Final Guk Yuk Cilik pada 11 April, Jayandaru Run Festival pada 19 April, dan Pesta Rakyat pada 25 April, yang seluruhnya dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo dan area parkir MPP Sidoarjo.
Agenda ini menargetkan partisipasi keluarga, pelaku UMKM, komunitas olahraga, serta pelaku seni.
Pemerintah Desa Pepe berharap rangkaian kegiatan ini mendorong dampak ekonomi lokal, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui dukungan desa, Harjasda 167 diharapkan menjadi katalis percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
“Sidoarjo, Bersama Membangun, Bersama Melayani” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen kolektif yang hidup di tengah masyarakat.
Ananda.




One thought on “Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo Ke-167 Meriah Bersama”