Gunung Semeru Kembali Erupsi, Abu Capai 1.200 Meter

Lumajang, Awosmedia.com,- Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Kamis (2/7/2026) pukul 01.12 WIB. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 4.876 meter di atas permukaan laut.

Abu berwarna putih hingga kelabu teramati bergerak ke arah barat daya dengan intensitas tebal. Aktivitas vulkanik itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 138 detik.

Hingga kini, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru terus memantau perkembangan aktivitas gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Baca juga: Bocah 6 Tahun Tenggelam di Kolam Renang Pelabuhanratu

Erupsi Terekam Seismograf

Berdasarkan laporan pengamatan, erupsi berlangsung dalam kondisi cuaca yang memungkinkan kolom abu terlihat jelas dari pos pengamatan.

Material vulkanik membumbung tinggi sebelum terbawa angin ke arah barat daya. Data kegempaan menunjukkan aktivitas erupsi masih berlangsung dalam kategori yang perlu diwaspadai.

Oleh karena itu, pemantauan dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan erupsi susulan.

Status Masih Level III Siaga

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status aktivitas Gunung Semeru pada Level III (Siaga).

Status tersebut menunjukkan aktivitas vulkanik masih tinggi sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

PVMBG mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Di luar zona tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai yang berhulu di Gunung Semeru karena berpotensi terdampak awan panas maupun aliran lahar.

Warga Diminta Tetap Waspada

Selain menjauhi kawasan rawan, masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan abu, terutama di wilayah yang berada pada jalur sebaran angin.

Penggunaan masker dan pelindung mata dianjurkan apabila terjadi hujan abu untuk mengurangi dampak terhadap kesehatan.

Warga juga diminta mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemerintah setempat serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Pemantauan Terus Dilakukan

Gunung Semeru merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia dengan aktivitas erupsi yang terjadi secara berkala.

Petugas pengamatan terus melakukan pemantauan selama 24 jam untuk mendeteksi perubahan aktivitas vulkanik sebagai dasar penyampaian peringatan dini kepada masyarakat.

Masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru diharapkan tetap tenang, mematuhi rekomendasi resmi pemerintah, serta meningkatkan kesiapsiagaan guna mengurangi risiko apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa waktu ke depan.

M. Hadi

One thought on “Gunung Semeru Kembali Erupsi, Abu Capai 1.200 Meter”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *