Sidoarjo, Awosmedia.com,- Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo langsung turun tangan membantu Sri Utami warga Jl. KH. Agus Salim, RT 03/RW 03, Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, yang hidup sendiri dan kesulitan berobat.
Tim Dinsos hadir di rumah Sri Utami, pada Sabtu (25/10/2025), setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai kondisi perempuan paruh baya yang hidup sebatang kara dan membutuhkan bantuan.
Penanganan Cepat dari Dinsos Sidoarjo
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, H. Misbahul Munir, bersama Kabid Rehabilitasi Sosial, Diana Ambarukmi, langsung menginstruksikan staf Rehabilitasi Sosial, Yudi, guna memastikan kebenaran informasi serta memberikan bantuan kebutuhan pokok.
“Hidup warga tidak boleh menderita karena masalah ekonomi. Setiap warga yang sakit harus segera mendapat perhatian pemerintah,” tegas Diana.
Sri Belum Pernah Berobat dan Tidak menerima Bansos
Sri Utami mengatakan jika ia sama sekali tidak pernah berobat ke rumah sakit. Dan selama ini, dirinya hanya menahan rasa sakit di rumah serta untuk sekadar bisa makan sehari-hari bergantung pada belas kasih keponakannya.

”Saya sudah lama sakit sesak dan nyeri di dada. Karena tidak ada uang maka tidak pernah berobat, untuk makan saja kadang dibantu keponakan,” ungkap Sri Utami
Saat ditanyakan apakah dirinya selama ini pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, baik berupa sembako, bantuan tunai, maupun layanan kesehatan dari pihak manapun, dijawabnya tidak.
”Saya belum pernah dapat bantuan. Baru kali ini saja ada orang yang datang dan peduli,” ungkap Sri pelan dan meneteskan air mata.
Bantuan Kesehatan dan Pemulihan
Hasil pengecekan tim Dinsos menunjukkan bahwa Sri Utami tidak memiliki penyakit yang serius, tetapi terkendala biaya untuk pemeriksaan kesehatan.
Pihak keluarga dan keponakan menyetujui langkah Dinsos guna membawa Sri Utami ke Liponsos Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan dan pemulihan terhadap kondisi kesehatannya.
Baca juga: Kapolresta Sidoarjo Dorong Ojol Jadi Pelopor Kamtibmas
“Setiap laporan warga kami tindaklanjuti, terutama berkaitan dengan kebutuhan dasar dan kesehatan. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat menerima perlindungan sosial yang layak,” ujar Yudi, staf Rehabilitasi Sosial.
Potret Sosial di Tengah Kemajuan Sidoarjo
Kisah Sri Utami menjadi cermin nyata bahwa masih ada warga miskin di tengah geliat kemajuan Kabupaten Sidoarjo. Tidak semua masyarakat tersentuh jaminan sosial dan kesehatan secara merata.
Penanganan cepat Dinsos menegaskan bahwa kerja sosial bukan sekadar program, melainkan komitmen nyata menyentuh sisi kemanusiaan yang paling dasar.
Dengan gerak cepat (gercep) dari Dinsos Sidoarjo, diharapkan jika ada warga lain yang mengalami kondisi serupa segera mendapat perhatian, sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan sosial merata di seluruh Sidoarjo.
Teguh M



