Dialisis RSUD Sidoarjo Barat Resmi Dibuka Layani Pasien

Sidoarjo, Awosmedia.com,- Dialisis RSUD Sidoarjo Barat resmi dibuka dan mulai melayani pasien yang membutuhkan terapi cuci darah. Kehadiran layanan ini memperluas akses kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sidoarjo bagian barat.

Peresmian Gedung Pelayanan Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat berlangsung pada Selasa, 15 September 2026. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana turut meresmikan fasilitas tersebut bersama jajaran manajemen rumah sakit.

Pembukaan layanan dialisis menjadi langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada pasien penyakit ginjal yang membutuhkan terapi secara rutin.

Baca juga: Kedungombo Dialirkan, Sawah Pati Terancam Diselamatkan

RSUD Sidoarjo Barat Siapkan 14 Mesin

Direktur Utama RSUD Sidoarjo Barat, dr. Abdillah Segaf Al Hadad, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 14 mesin dialisis untuk mendukung pelayanan pasien.

Sebanyak 12 mesin digunakan untuk pasien reguler. Sementara itu, rumah sakit menyediakan satu mesin bagi pasien hepatitis dan satu unit lainnya sebagai cadangan.

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, RSUD Sidoarjo Barat juga menyiapkan dokter dan perawat yang telah mendapatkan pelatihan terkait layanan dialisis.

Rumah sakit bekerja sama dengan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Jawa Timur dalam menyiapkan kompetensi tenaga kesehatan dan memastikan kesiapan pelayanan.

Layanan dialisis sendiri telah berjalan sejak 1 September 2026. Hingga pelaksanaan peresmian, puluhan pasien telah terdaftar dan sejumlah tindakan cuci darah telah dilakukan.

Perpendek Jarak Pasien ke Layanan Kesehatan

Kehadiran Instalasi Dialisis RSUD Sidoarjo Barat diharapkan membantu pasien dari wilayah barat Sidoarjo. Sebelumnya, sebagian pasien harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk mendapatkan layanan cuci darah.

Dialisis RSUD Sidoarjo Barat resmi dibuka untuk melayani pasien. Rumah sakit menyiapkan 14 mesin guna memperluas akses layanan cuci darah.

Warga dari kawasan Krian, Prambon, Tarik, Balongbendo dan daerah sekitarnya kini memiliki pilihan fasilitas kesehatan yang lebih dekat.

Kondisi tersebut dapat membantu mengurangi waktu perjalanan pasien, terutama mereka yang harus menjalani dialisis secara berkala.

Mimik Tekankan Pelayanan Humanis

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengapresiasi pembukaan Instalasi Dialisis tersebut. Menurutnya, penambahan fasilitas kesehatan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Mimik meminta tenaga kesehatan memberikan pelayanan secara ramah dan humanis. Pasien yang menjalani cuci darah, kata dia, membutuhkan perhatian serta pendampingan karena harus menjalani proses pengobatan secara berulang.

Ia berharap keberadaan fasilitas baru tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas layanan kesehatan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasien beserta keluarganya.

Layanan Disiapkan untuk Masyarakat

Sebelum resmi dibuka, RSUD Sidoarjo Barat menjalani tahapan persiapan untuk memenuhi standar pelayanan dialisis. Kementerian Kesehatan melakukan visitasi pada 31 Juli 2026.

Setelah melalui proses tersebut, izin operasional layanan diterbitkan pada 18 Agustus 2026. Rumah sakit kemudian mulai menjalankan pelayanan dialisis pada awal September.

Dengan beroperasinya fasilitas ini, RSUD Sidoarjo Barat semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat di wilayah barat Sidoarjo.

Ke depan, pengelola rumah sakit diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan, ketersediaan tenaga medis, serta sarana pendukung agar kebutuhan pasien dialisis dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

M.Hadi

One thought on “Dialisis RSUD Sidoarjo Barat Resmi Dibuka Layani Pasien”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *