Dapur SPPG Manyar Perkuat Program Gizi Nasional

Gresik, Awosmedia.com,- Dapur SPPG Manyar resmi beroperasi untuk memperkuat program gizi nasional melalui layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Yoso Wilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (15/1/2026).

Pemerintah daerah meresmikan fasilitas ini sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok prioritas.

Peresmian berlangsung di halaman Dapur Badan Gizi Nasional, Jalan KNG Brotonegoro No. 24.

Baca juga: Pisah Sambut Kapolres, Bupati Pasuruan Beri Apresiasi

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif hadir bersama unsur kecamatan, TNI-Polri, perangkat desa, pengelola yayasan, relawan, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran lintas sektor menegaskan komitmen kolaborasi untuk memperluas layanan gizi berbasis komunitas.

Fasilitas ini dikelola oleh Yayasan Gresik Mentari Mandiri Sejahtera dan terhubung dengan sistem distribusi MBG. Pengelola menyiapkan alur pengadaan bahan, pengolahan higienis, dan distribusi terjadwal agar penerima manfaat memperoleh menu seimbang dan aman.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Aparat

Wakil Bupati Gresik menyampaikan bahwa dapur SPPG memperkuat upaya daerah menekan risiko kekurangan gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia meminta pengelola menjaga mutu bahan pangan, kebersihan dapur, dan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Camat Manyar Hendriawan Susilo menilai keberadaan dapur SPPG mempermudah koordinasi lintas perangkat desa dan relawan.

Menurutnya, akses layanan gizi yang dekat dengan warga mempercepat respons terhadap kebutuhan gizi kelompok rentan.
Perwakilan Koramil 0817/06 Manyar, Peltu Nanang Junaedi, menyatakan kesiapan mendukung pengamanan dan kelancaran distribusi.

Simak juga: https://www.instagram.com/p/DTjcsb6E54K/?img_index=1&igsh=MW9pbG1ibHdjcDdraA==

Ia menegaskan bahwa ketahanan kesehatan warga menjadi bagian dari ketahanan wilayah, sehingga dukungan aparat penting untuk menjaga keberlanjutan layanan.

Integrasi Layanan dengan Program MBG

Ketua Yayasan Gresik Mentari Mandiri Sejahtera, dr. Umar Nur Rohman, menjelaskan bahwa dapur SPPG mengutamakan menu seimbang berbasis bahan lokal.

Strategi ini menjaga kualitas gizi sekaligus menggerakkan ekonomi sekitar melalui rantai pasok dari petani dan pelaku usaha setempat.

Koordinator SPPI Kabupaten Gresik Syahril Mujib menambahkan bahwa integrasi dengan MBG memudahkan pemantauan cakupan dan dampak program.

Tim akan memperbarui data penerima manfaat secara berkala agar distribusi tetap tepat sasaran dan akuntabel.

Kepala SPPG Desa Yoso Wilangun Achmad Bustanul Arifin menyebut tim telah menyusun standar operasional, mulai dari seleksi bahan hingga pengemasan.

Relawan menerima pembekalan tentang kebersihan dan keamanan pangan untuk menjaga konsistensi kualitas.

Respons Warga dan Dampak Sosial

Warga menyambut positif karena layanan gizi kini lebih dekat dan terjadwal. Akses yang mudah membantu keluarga memastikan asupan gizi anak terpenuhi, terutama bagi rumah tangga yang sebelumnya kesulitan menjangkau layanan serupa.

Rangkaian acara peresmian meliputi pembukaan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, sambutan, pemotongan pita, dan foto bersama. Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif, serta mencerminkan dukungan masyarakat terhadap program gizi nasional.

Pada penutupan, Peltu Nanang menegaskan pentingnya menjaga kolaborasi lintas sektor agar manfaat dapur SPPG terasa luas dan berkelanjutan. “Kami siap mendukung agar layanan ini berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi warga,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa dapur SPPG di Manyar tidak hanya melayani hari ini, tetapi juga membangun fondasi kesehatan masyarakat untuk jangka panjang.

Ananda.

One thought on “Dapur SPPG Manyar Perkuat Program Gizi Nasional”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *