Sidoarjo, Awosmedia.com,- DAM Kedungpeluk Sidoarjo selesai dibangun dan telah mencapai progres 100 persen.
Meski demikian, Bupati Sidoarjo Subandi menekankan pentingnya evaluasi kualitas pekerjaan agar infrastruktur tersebut benar-benar memenuhi standar teknis dan aman dimanfaatkan masyarakat.
Subandi menyampaikan hal itu saat meninjau langsung lokasi bersama Kepala Dinas PUBM Sidoarjo Muhammad Makhmud dan Camat Candi.
Baca juga: Satbinmas Polres Pasuruan Gelar Safari Jumat Ramadhan
Dalam peninjauan tersebut, ia menemukan sejumlah kekurangan teknis yang perlu segera diperbaiki oleh kontraktor. “Kita ingin hasil yang bagus dan berkualitas. Walaupun sudah selesai, masih ada beberapa pengerjaan yang kurang rapi dan harus segera dikoreksi,” ujar Subandi.
Pengawasan Proyek Diperketat
Subandi meminta Dinas PUBM segera mencatat seluruh temuan di lapangan dan menyampaikannya kepada pelaksana proyek. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan memperketat pengawasan terhadap proyek infrastruktur agar tidak terjadi lagi deviasi tinggi maupun pekerjaan yang terkesan dipaksakan.
Menurutnya, kontraktor tetap dikenai denda apabila terjadi keterlambatan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menilai percepatan pekerjaan tanpa pengendalian mutu berpotensi menurunkan kualitas hasil akhir.
“Kalau sudah terlambat, dendanya tetap berjalan. Kalau mengejar waktu, biasanya kualitas tidak maksimal. Ini yang kita koreksi bersama,” tegasnya.
Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DVSr7NhEnR5/?igsh=MWd3a3dtdnFhNnE1NA==
Langkah evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran publik serta memastikan setiap proyek memberi manfaat jangka panjang.
Antisipasi Banjir Wilayah Tanggulangin
DAM Kedungpeluk dibangun untuk membantu mengurangi risiko banjir di wilayah Tanggulangin dan sekitarnya. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengendalikan debit air saat musim hujan dan meminimalkan genangan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
Subandi menyatakan bahwa fasilitas tersebut sudah dapat difungsikan, namun kontraktor tetap wajib merapikan area terdampak pembangunan. Ia meminta pemadatan tanah dan pembersihan sisa material segera diselesaikan dalam waktu satu minggu.
Sementara itu, Muhammad Makhmud menjelaskan bahwa tim teknis telah mencatat sejumlah kekurangan yang bersifat minor.
Pihaknya akan mengirimkan daftar evaluasi kepada kontraktor agar perbaikan dapat dilakukan sesuai standar teknis yang ditetapkan.
Komitmen Pembangunan Berkualitas
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong pembangunan infrastruktur yang tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga berkualitas secara teknis.
Evaluasi terhadap DAM Kedungpeluk menjadi bentuk pengawasan aktif agar fasilitas publik benar-benar memberikan manfaat optimal.
Dengan pengawasan yang lebih ketat dan penerapan sanksi sesuai regulasi, pemerintah daerah berharap setiap proyek dapat berjalan tepat waktu dan sesuai spesifikasi.
DAM Kedungpeluk diharapkan mampu menjadi solusi pengendalian banjir sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pembangunan di Sidoarjo. “Yang penting sekarang bisa difungsikan, tetapi kekurangan harus segera dibenahi. Kita ingin infrastruktur yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Subandi.
Ananda.




One thought on “DAM Kedungpeluk Sidoarjo Selesai, Evaluasi Kualitas Ditekankan”