PASURUAN , Awosmedia.com, – Cangkul di tangan prajurit menjadi simbol kolaborasi nyata antara TNI dan masyarakat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang digelar oleh Kodim 0819/Pasuruan di Dusun Wonosalam, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/2/2026).
Satgas TMMD bersama warga setempat membangun fasilitas MCK guna meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan.
Sejak pagi, prajurit TNI Angkatan Darat mengenakan seragam loreng hijau bahu-membahu menggali fondasi secara manual menggunakan cangkul dan sekop.
Baca juga: Wabup Sidoarjo Ajak Jamaah Peduli Warga Membutuhkan
Mereka bekerja bersama warga di lahan terbuka yang dikelilingi hamparan tebu dan pepohonan rindang. Pembangunan MCK ini menjadi prioritas karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Prioritas Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan
Komandan Satuan Tugas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan menegaskan bahwa pembangunan MCK bertujuan menjawab persoalan sanitasi yang selama ini dihadapi warga. Ia menjelaskan bahwa fasilitas mandi, cuci, kakus yang layak akan membantu mencegah penyebaran penyakit, terutama saat musim hujan.
Menurutnya, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan infrastruktur umum, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat desa. “Kami ingin memastikan manfaat program ini benar-benar dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.
Pengerjaan dilakukan secara gotong royong. Prajurit menggali lubang fondasi, sementara warga membantu mengangkat tanah dan menyiapkan material.
Kerja sama tersebut mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Gotong Royong Perkuat Kebersamaan
Bapak Sholikin, salah satu warga Dusun Wonosalam, mengaku bersyukur atas pembangunan MCK tersebut. Ia mengatakan selama ini sebagian warga masih menghadapi keterbatasan fasilitas sanitasi.
“Alhamdulillah, dengan adanya TMMD ini kami merasa sangat terbantu. Kami jadi lebih semangat menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Kegiatan ini juga melibatkan pemuda setempat. Sejumlah remaja terlihat ikut membantu dan mempelajari proses pembangunan.
Partisipasi generasi muda diharapkan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap fasilitas umum yang dibangun bersama.
Program TMMD Ke-127 mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut tercermin dalam kolaborasi yang terjalin selama kegiatan berlangsung.
Prajurit dan warga bekerja tanpa sekat, menyelesaikan setiap tahapan pembangunan dengan semangat kebersamaan.
Dampak Sosial Jangka Panjang
Pembangunan MCK di Desa Wonosari diharapkan memberi dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat.
Fasilitas sanitasi yang memadai dapat menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup warga.
Selain itu, kegiatan ini memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran Satgas TMMD bukan hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan rasa saling percaya dan solidaritas sosial.
Melalui kerja nyata di lapangan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan menunjukkan komitmen membangun desa dari kebutuhan paling mendasar.
Dari cangkul yang menembus tanah, lahir fondasi harapan baru bagi warga Wonosari untuk hidup lebih bersih, sehat, dan mandiri.
G10.




One thought on “Cangkul Di Tangan Prajurit TNI Kolaborasi Bersama Warga”