Sidoarjo, Awosmedia.com,- Aliansi Ojol Sidoarjo (AOS) menggelar kegiatan jaring aspirasi di Lesehan Saigon, Lebo, Sidoarjo, sebagai wadah bagi para driver ojek online (ojol) menyampaikan keluh kesah dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Acara ini digelar pada Kamis,(24/07/2025) dihadiri Ketua AOS Babe Teguh, Kuasa Hukum AOS Kasan SH, Bupati LSM LIRA Sidoarjo Winarno S.T, S.H., MHum, Ketua Aliansi Wartawan Online Sidoarjo (AWOS) Warsono S.T, S.H., M.M., dan media.
Dalam forum diskusi tersebut, Babe Teguh menyampaikan jika Aliansi Ojol Sidoarjo membuka ruang selebar-lebarnya bagi para driver untuk menyuarakan aspirasi dari anggota yang selama ini terpendam.
“Semua keluhan, unek-unek, dan masukan dari driver akan kami tampung kemudian akan kami sampaikan ke pihak-pihak terkait, terutama pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” Tegas Babe Teguh.
Ia berharap ke depan para driver semakin sejahtera dan solid dalam membangun persaudaraan sesama profesi. Sebagai salah satu garda terdepan perekonomian, ojol harusnya mendapatkan perhatian yang lebih baik.

Sementara itu Ketua AWOS, Warsono, juga mengapresiasi sinergitas yang terbangun antara AOS dan organisasi media yang ada di Sidoarjo. Kolaborasi ini menjadi sebuah jembatan guna menguatkan dan sekaligus mendorong apresiasi driver ojol.
Kuasa Hukum AOS, Kasan Munasir SH, menegaskan bahwa kontribusi driver ojol dalam roda ekonomi bangsa sangat besar. Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah harus segera memberikan perlindungan payung hukum.
“Kami akan terus kawal aspirasi ini sampai ke pemerintah pusat. Payung hukum bagi driver online sudah sangat mendesak,” tegas Kasan S.H.
Sementara itu, Bupati LSM LIRA Sidoarjo yang juga selaku pembina mengapresiasi kegiatan Jaring Aspirasi Ojol yang digelar oleh AOS. Ia lebih mendorong untuk driver Ojol membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Kita perluas dengan membuat audensi dengan Bupati Sidoarjo, dorong membuat perda kesejahteraan dan perlindungan bagi ojol melalui bidang kesehatan, pendidikan dan UMKM,”. Itu lebih efektif daripada kita menunggu payung hukum yang panjang regulasinya,” ungkap Winarno yang disambut tepuk tangan anggota AOS.
Iwan selaku Ketua GGS Sidoarjo, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan jaring aspirasi ini. Ia menilai forum semacam ini dapat menjadi awal perubahan terhadap regulasi aplikasi yang selama ini dianggap merugikan.
“Ini bisa jadi gebrakan untuk menciptakan regulasi yang transparan dan menguntungkan semua pihak driver, aplikasi, dan pelanggan,” ungkap Iwan.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam perjuangan driver ojol untuk mendapatkan pengakuan, keadilan, dan kesejahteraan yang lebih baik.
Redaksi.
Untuk informasi lainnya simak di: http://Awosmedia.com



