Aksi Jambret Rembang Terekam CCTV, Korban Trauma

Pasuruan, Awosmedia.com,- Aksi jambret Rembang kembali meresahkan warga setelah seorang perempuan menjadi korban penjambretan di Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kejadian tersebut berlangsung cepat saat korban mengendarai sepeda motor di siang hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pelaku berboncengan sepeda motor mengikuti korban dari arah belakang.

Baca juga: Harga BBM April 2026 Stabil Dukung Ekonomi Nasional

Mereka diduga telah mengincar korban sebelum melancarkan aksinya. Dalam hitungan detik, pelaku merampas kalung yang dikenakan korban dan langsung melarikan diri.

Kronologi Kejadian Terekam CCTV

Aksi penjambretan itu terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Rekaman menunjukkan pelaku mendekati korban dari belakang, kemudian salah satu pelaku dengan cepat menarik kalung korban sebelum kabur.

Peristiwa tersebut terjadi begitu cepat sehingga korban tidak sempat melakukan perlawanan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu hanya bisa menyaksikan pelaku melarikan diri tanpa sempat mengejar.

Kanit Reskrim Polsek Rembang, Aiptu Agus Kamo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima informasi dari warga dan langsung melakukan penelusuran awal di lokasi kejadian.

Korban Belum Lapor, Polisi Tetap Selidiki
Meski kasus ini sudah viral di kalangan warga, korban hingga kini belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

Hal ini menjadi kendala dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Korban belum laporan. Kemarin sudah kami cari, insya Allah akan terus kami tindak lanjuti,” ujar Aiptu Agus.

Polisi juga masih mendalami informasi terkait nilai kerugian yang dialami korban. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti berat atau nilai kalung yang berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

Warga Resah, Minta Keamanan Ditingkatkan

Kejadian ini menambah kekhawatiran masyarakat setempat terhadap maraknya aksi kejahatan jalanan.

Warga Desa Pekoren berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli, terutama di titik-titik yang dinilai rawan.

Perempuan yang berkendara sendirian disebut menjadi salah satu target empuk pelaku jambret. Karena itu, warga juga mulai meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa keamanan lingkungan membutuhkan peran bersama antara aparat dan masyarakat.

Polisi diharapkan segera mengungkap pelaku, sementara warga diminta lebih waspada agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ananda.

One thought on “Aksi Jambret Rembang Terekam CCTV, Korban Trauma”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *